BERITA UTAMAPAPUA

Hendak Diperiksa KPK, Jubir Nyatakan Gubernur Papua Sakit, Ratusan Simpatisan Demo di Mako Brimob Polda Papua

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Hendak Diperiksa KPK, Jubir Nyatakan Gubernur Papua Sakit, Ratusan Simpatisan Demo di Mako Brimob Polda Papua

Share this article
IMG 20220912 WA0034
Sejumlah massa simpatisan Gubernur Papua saat berunjuk rasa.

Jayapura, fajarpapua.com-Ratusan simpatisan Gubernur Papua, Lukas Enembe, menggelar aksi unjuk rasa di depan Mako Brimob Polda Papua terkait dengan akan diperiksanya Gubernur Papua oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ads

Dalam aksi unjuk rasa tersebut para simpatisan membawa beberapa spanduk bertuliskan Save Gubernur Papua Lukas Enembe, Tolak Kriminalisasi dan Intimidasi KPK. Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Mako Brimob ini mendapat pengawalan dari aparat kepolisian Polresta Jayapura Kota dan Brimob Polda Papua, Senin (12/9/2022).

Juru Bicara Gubenur Papua, Muhammad Rivai Darus didepan simpatisan menyampaikan beberapa pesan dari gubenur Papua yang pertama bahwa aksi spontan hari ini harus berjalan dengan baik dan damai tidak boleh ada tindakan-tindakan yang merugikan semua.

Kedua selama memimpin Papua mulai dari wakil bupati menjadi bupati dan hampir 10 tahun menjadi gubernur, gubernur tidak pernah hidup dan minta uang kepada pengusaha, beliau hidup dari APBD yang merupakan hak gubernur sebagai kepala daerah.

“Kalau ada yang mengatakan bahwa gubernur terima gratifikasi dari pengusaha beliau menolak itu, karena tidak pernah meminta uang pada pengusaha,” jelas Rivai Darus.

Rivai Darus juga menyampaikan, bahwa gubenur juga mengatakan tidak pernah lari kemana pun, dan yang disampaikan kuasa hukum bahwa gubenur Papua sampai tadi malam dalam kondisi sakit.

“Kami yang mendampingi beliau setiap hari paham bagaimana kondisi gubernur yang sudah sulit berkomunikasi tapi begitu besar semangatnya untuk sembuh. Gubenur katakan saya harus sembuh karena rakyat masih membutuhkan saya, jadi saya harus sembuh,” tukasnya.

Dikatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk menyembuhkan kaki dan suaranya sehingga ada sedikit perbaikan kesehatan.

“Jadi saya tegaskan lagi gubernur saat ini sakit, kakinya bengkak dan tidak bisa berjalan sebagaimana biasanya. Oleh karena itu, gubenur telah menyiapkan surat untuk diserahkan kuasa hukum ke KPK.
Mari kita berdoa bersama semoga kesembuhan gubernur lebih baik lagi dalam memimpin Papua kedepan satu tahun lagi akan berjalan dengan baik,” sebut Rivai Darus.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *