BERITA UTAMAPAPUA

Termasuk Mimika, Ini 9 Wilayah yang Menjadi Perhatian Polri Pasca Penahanan Gubernur Papua

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
6
×

Termasuk Mimika, Ini 9 Wilayah yang Menjadi Perhatian Polri Pasca Penahanan Gubernur Papua

Share this article
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri

Jayapura, fajarpapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakiri menyatakan ada sembilan wilayah yang menjadi perhatian pihaknya dalam upaya peningkatan kekuatan keamanan pasca ditangkapnya Gubernur Papua Lukas Enembe.

Ke-9 wilayah yang menjadi perhatian yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Puncak, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Nduga, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Jayawijaya, dan Kabupaten Mimika.

Ads

Kapolda menjelaskan, aksi yang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengatasnamakan Kemerdekaan Papua akan ditindak tegas namun terukur guna memberikan pemahaman kepada mereka bahwa Pemerintah bersama masyarakat siap bersama-sama membangun tanah Papua.

“Kami tentunya akan mengusut dan menindak tegas semua pelaku aksi-aksi yang terjadi hingga beberapa hari ini, kami akan mengambil penegakan hukum yang sesuai dengan sebab akibat yang dilakukannya hingga membuat ketakutan di lingkungan masyarakat,” ujar Irjen Pol Mathius, Rabu, 11 Januari 2023.

Kapolda Papua juga menerangkan terkait gangguan kamtibmas yang terjadi di beberapa wilayah, ia berpesan kepada pemimpin daerah agar kembali ke wilayahnya masing-masing untuk membangun tanah Papua sehingga disadari oleh kelompok-kelompok yang bersebrangan tersebut bahwa Papua adalah NKRI.

“Mari kita bersama-sama menghindari isu-isu negatif yang berkembang dimasyarakat dan membuat keadaan di Tanah Papua menjadi aman dan tentram sehingga aktifitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa tanpa rasa takut,” tutupnya.

Kapolda Papua juga mengapresiasi masyarakat yang dapat menjaga keamanan serta situasi yang kondusif di Papua terkhusus di Kota Jayapura maupun Kabupaten Jayapura hingga saat ini pasca penangkapan Gubernur Lukas Enembe.

Ia menjelaskan, dalam penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK RI terhadap Lukas Enembe tersebut, peran Polda Papua tentunya memberikan pengawalan dan pengamanan selama proses eksekusi berlangsung hingga diterbangkan ke Jakarta.

“Kita ketahui bersama bahwa kemarin dengan adanya penangkapan tersebut, ada beberapa insiden yang dilakukan oleh masyarakat mulai dari pelemparan batu hingga bentrok yang terjadi dengan maksud menolak penegakan hukum terhadap Bapak Lukas Enembe,” ucapnya.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *