BERITA UTAMAMIMIKA

UKSW Terlambat Masukan Laporan Pertanggungjawaban, Mahasiswa Mimika di Salatiga Kesulitan Biaya Hidup

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
9
×

UKSW Terlambat Masukan Laporan Pertanggungjawaban, Mahasiswa Mimika di Salatiga Kesulitan Biaya Hidup

Share this article
9f9a9937 c509 466a 8201 bb1f00401e25
Wadir, Kepala Divisi dan Staf YPMAK foto bersama mahasiswa asal Mimika yang menjalani kuliah di Salatiga.

Timika, fajarpapua.com – Sudah 2 bulan ini, mahasiswa asal Mimika yang menjalani perkuliahan di Univeritas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga terlantar akibat belum adanya bantuan dana beasiswa.

Tokoh Kamoro Dr. Leonardus Tumuka kepada fajarpapua.com Kamis (26/1) meminta hal tersebut cepat diselesaikan, pasalnya sudah dua bulan ini para mahasiswa kesulitan biaya makan dan sewa kos.

Ads

“Mereka bulan lalu hubungi saya, sekarang hubungi lagi dan bicara hal itu. Saya minta YPMAK segera ambil tindakan. Karena kasihan mereka kan jauh dari orang tua,” katanya.

Menurut Leo tidak bisa dipungkiri beasiswa YPMAK sangat membantu para mahasiswa dan pelajar bisa menyelesaikan studi.

“Saya harap YMPAK dan UKSW menyelesaikan masalah administrasi itu, atau YPMAK kirim dulu biaya hidup mereka barulah masalah administrasi dirampungkan,” tuturnya.

Ia juga berharap kepada semua lembaga pendidikan yang bekerjasama dengan YPMAK agar tidak melakukan hal seperti ini, urusan lembaga sebaiknya diselesaikan secara kelembagaan.

“Tetapi urusan anak-anak untuk sekolah dan belajar itu harus terpisah dari proses kerjasama,” ujarnya.

Ia mengungkapkan hal seperti ini juga pernah dialaminya.

“Kami dulu juga pernah mengalami hal seperti ini ternyata masih juga sama seperti dulu. Saya minta jangan terjadi lagi masa dari dulu sampai sekarang sama saja,”ungkapnya.

YPMAK Jawab Keterlambatan

Kepala Divisi Pendidikan YPMAK Ferry Uamang saat dikonfirmasi fajarpapua.com, Jumat (27/1) mengatakan keterlambatan ada dipihak UKSW yang belum memasukkan laporan pertanggungjawaban. Pasalnya PTFI sangat mengontrol ketat terkait laporan pertanggungjawaban, sehingga YPMAK juga harus bekerja profesional dalam menggunakan dana perusahaan.

Menurut dia, pertanggungjawaban sudah masuk pertengahan Desember lalu dan masih dalam pemeriksaan tim audit, jika sudah selesai dan tidak ada masalah barulah anggaran dicairkan. Pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan UKSW untuk mengirim kekurangan-kekurangan administrasi.

“Tanda tangan PKS sudah kami lakukan dan kami tidak menelantarkan anak-anak, kami sangat memperhatikan anak-anak diseluruh kota studi. Kami sangat perihatin karena hampir satu bulan ini mereka tidak mendapatkan biaya hidup. Dari semua mitra kami cuma UKSW yang sangat terlambat memasukkan laporan pertanggungjawaban,” kata Ferry.

Terkait keterlambatan ini, pihaknya juga terus berupaya agar audit bisa dipercepat dan YPMAK akan mencari solusi jika konfirmasi dari pihak UKSW masih lambat agar anak-anak bisa mendapatkan biaya hidup.

“Saya akan cari jalan lain jika memang masih lambat, kami sangat prihatin sekali terkait hal ini. Kemarin juga ada anak hubungi saya karena mereka belum bayar kos dan mau diusir, bukan seolah-oleh kita tidak perhatikan mereka itu salah,” tegasnya.(ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *