BERITA UTAMAPAPUA

Lempar Mobil TNI, Amandus Diamankan, Warga Balik Serang Koramil Kurulu dan Bakar Rumah Warga di Jiwika Jayawijaya

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
6
×

Lempar Mobil TNI, Amandus Diamankan, Warga Balik Serang Koramil Kurulu dan Bakar Rumah Warga di Jiwika Jayawijaya

Share this article
IMG 20230429 WA0078
Jalan Trans Wamena - Jayapura yang dipalang warga.

Jayapura, fajarpapua.com– Sekelompok masyarakat dari Kampung Waga-Waga menyerang Koramil Kurulu serta membakar rumah (penginapan) milik warga di Kampung Jiwika, Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (29/4/2023) pagi.

Mendapat laporan aksi penyerangan ini, Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, langsung menuju lokasi kejadian.

Ads

Data yang diperoleh awak media,
setelah melakukan aksi penyerangan, sekelompok masyarakat melakukan aksi pemalangan Jalan Trans Wamena Jayapura, Kampung Waga-Waga guna meminta warganya bernama Amandus Logo dikembalikan.

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, menjelaskan kejadian berawal saat anggota TNI melintas di Kampung Waga-Waga dari arah Kabupaten Mamberamo Tengah menuju Wamena. Namun mobil yang ditumpangi anggota TNI tersebut dilempari batu yang mengakibatkan kaca mobil pecah.

“Kemudian anggota TNI mengamankan yang diduga pelaku bernama Amandus Logo ke Polsek Wamena Kota. Setelah kejadian tersebut sekelompok masyarakat langsung melakukan aksi penyerangan dengan merusak Mako Koramil Kurulu serta membakar penginapan di Kampung Jiwika, Distrik Kurulu serta melakukan aksi pemalangan jalan,” jelas Kapolres Wamena.

Kapolres menyatakan pihaknya telah bertemu dengan kelompok masyarakat yang melakukan pemalangan jalan dan sudah membawa Amandus Logo untuk dikembalikan kepada masyarakat Kampung Waga-Waga.

“Setelah kami lakukan negosiasi serta membawa saudara Amandus Logo, masyarakat kemudian bersedia membuka akses jalan dimana selanjutnya masalah tersebut akan diselesaikan pada hari Rabu tanggal 3 Mei 2023 di Polsek Kurulu,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan kejadian penyerangan diduga akibat adanya isu penculikan dimana masyarakat menduga Amandus Logo diculik sehingga mereka melakukan aksi penyerangan ke Koramil Kurulu dan membakar rumah warga Kampung Jiwika.

“Kejadian ini akibat kesalahpahaman dan saya pastikan bahwa tidak ada penculikan terhadap warga Kampung Waga-Waga. Untuk kasus pengerusakan dan pembakaran nanti akan kita lakukan pertemuan antara kedua belah pihak di Polsek Kurulu,” imbuh Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum pasti kebenarannya.

“Mari untuk masyarakat dapat bekerja sama dalam memberantas minuman keras karena kejadian ini berawal dari minuman keras sehingga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat sendiri,” tutupnya.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *