BERITA UTAMAPAPUA

Bom Udara Peninggalan Perang Dunia Seberat 250 Kilogram Diledakkan di Lanud Silas Papare

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
6
×

Bom Udara Peninggalan Perang Dunia Seberat 250 Kilogram Diledakkan di Lanud Silas Papare

Share this article
d04cbfdd ffad 4070 89e4 9661327b9816
Penemuan bom udara peninggalan perang dunia kedua

Jayapura, fajarpapua.com- TNI Angkatan Udara meledakkan bom udara, granat nanas, dan ranjau peninggalan perang dunia kedua di Lapangan Holandia Air Field Lanud Silas Papare, Selasa (11/7).

Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Muhamad Dadan Gunawan mengatakan bom udara, granat nanas, dan ranjau ditemukan oleh pihak kontraktor pada saat membangun jalan ke kompleks perumahan Lanud Silas Papare yang sudah dibangun. Bom ditemukan pada kedalaman satu meter.

Ads

“Disini ada pengerjaan pembangunan rumah anggota, pada saat kontraktor membuat jalan, dari pihak kontraktor menemukan bom udara, granat nanas, dan ranjau,”kata Danlanud Marsma TNI Muhamad Dadan Gunawan.

Ia menuturkan, penemuan bom udara seperti ini sudah yang ke lima kali di kompleks Perumahan Lanud Silas Papare yang merupakan bekas perang dunia ke 2, karena menurut sejarah daerah Holandia drum ini dulu adalah pangkalan pesawat-pesawat tempur.

Ketika ditemukan, bom udara, granat nanas, dan ranjau tersebut sudah berkarat akibat lama terkubur di tanah. Saat bom ditemukan langsung diamankan oleh anggota Lanud Silas Papare dan memasang garis polis line.

Dikatakan setelah bom tersebut diamankan langsung dilakukan penelitian oleh anggota yang memiliki keahlian dibidang tersebut. Kemudian kami menyurat ke Mabes TNI AU untuk keamanannya bahwa bom ini harus segera diledakkan dengan berkoordinasi bersama satuan ditempat dalam hal Den Zipur Kodam XVII/Cenderawasih yang melakukan peledakan bom tersebut.

“Sebelum dilakukan peledakan, anggota Zipur juga lakukan screning barang kali masih ada. Tapi kami yakin masih ada bom peninggalan perang dunia kedua ditempa ini karena bekas landasan pesawat sekutu,”ujarnya.

Danlanud menambahkan, bom udara dengan berat 250 kg dengan panjang 1 meter dan bom tersebut belum pernah digunakan sehingga dilakukan pemusnahannya dilokasi yang jauh dari pemukiman masyarakat.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *