Lewati ke konten utama

Gegara Perzinahan, Dua Kelompok Masyarakat Yahukimo Saling Serang di Wamena, 4 Orang Luka-luka

Redaksi FPPenulis
19.41 WIT1 menit baca41 dibaca
63ca85a2 0853 4222 a34b 45eefef3ff9a
63ca85a2 0853 4222 a34b 45eefef3ff9aFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com- Dua kelompok masyarakat dari Yahukimo saling serang di Perempatan Jalan Trikora-Sumatra, Wamena, Jumat (8/12).

Dalam bentrok antar kelompok masyarakat yang dipicu masalah perzinahan itu empat orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo menjelaskan kejadian berawal dari adanya mediasi kasus perzinahan yang dilakukan di Halaman Gereja GKI Yesus Ninoe Maplima, Jalan Trikora Wamena yang dipimpin oleh tokoh masyarakat Yali.

Saat mediasi berlangsung disepakati bahwa pihak pelaku dikenakan denda uang sebesar Rp. 100.000.000, dan Babi sebanyak 20 Ekor.

"Namun dari pihak pelaku hanya sanggup membayar uang sebesar 5 juta rupiah dan babi 5 ekor, sehingga keluarga korban tidak terima dan terjadi aksi serang menggunakan batu sampai ke Perempatan Jalan Sumatra - Jalan Trikora Wamena," jelas Kapolres, Sabtu (9/12).

Kapolres menambahkan, personel Polres Jayawijaya bersama Polsek Kawasan Bandara Wamena langsung ke TKP untuk melerai kedua belah pihak dan bertemu dengan para tokoh guna membantu menenangkan kedua kelompok masyarakat yang bertikai.

"Untuk saat ini situasi sudah kembali kondusif, dan kami juga telah memberikan himbauan agar masalah ini dapat diselesaikan secara hati dingin dan tidak anarkis,"tuturnya.(hsb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.