BERITA UTAMAMIMIKAYPMAK

YPMAK Lakukan Monev Program Kampung di Nayaro, Akan Bangun Rumah Singgah Untuk Anak Sekolah

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
72
×

YPMAK Lakukan Monev Program Kampung di Nayaro, Akan Bangun Rumah Singgah Untuk Anak Sekolah

Share this article
IMG 20240326 WA0027
Ketua Pembina YPMAK Johny Lingga didampingi Wakil Direktur Program dan Monev YPMAK Nur Ihfa Karupukaro saat menyerahkan bantuan di Kampung Nayaro Distrik Miru, Selasa (26/3).

Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) program kampung, di Kampung Nayaro Distrik Mimika Baru (Miru), Selasa (26/3).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Program dan Monev YPMAK Nur Ihfa Karupukaro, Ketua Pembina YPMAK Johny Lingga dan anggota pembia, pengawas YPMAK, Seputi Progran, Deputi Program Monev, Divisi Monev Program Ekonomi, Divisi Program Kesehatan dan Divisi Program Pendidikan.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Nur Ihfa Karupukaro saat ditemui usai kegiatan mengatakan, kegiatan ini untuk melihat hal-hal apa yang memang dibutuhkan oleh masyarakat di Kampung Nayaro dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat dalam hal pendidikan dan kesehatan.

“Semua masukan dari masyarakat kami tampung dan kita akan duduk bersama Pemda Mimika dinas-dinas terkait maupun Freeport, untuk kita bisa berkoordinasi untuk solusi dan jalan keluar guna menjawab apa yang menjadi keluhan masyarakat Kampung Nayaro. Kedepan kami berharap ada kolaborasi dana kampung dengan dana CSR PTFI supaya bisa menjawab kebutuhan masyakarat kampung Nayaro,”katanya.

Dalam tatap muka dengan masyaraat, Nur Ihfa mengatakan bahwa melalui Program Pendidikan, YPMAK akan membangun rumah singgah di Kampung Nayaro yang bertujuan untuk memfasilitasi anak-anak agar tetap bisa sekolah meskipun kalau orang tua mereka pergi ke pantai untuk bekerja.

“Pendidikan sekolahnya sudah bagus gurunya juga ada hanya jika orang tua mereka pergi bekerja, anak-anak juga ikut. Mereka takut jika anak-anaknya ditinggal tidak ada yang memperhatikan, oleh sebab itu kami akan bangun rumah singgah,”ungkapnya seraya menambahkan di rumah singgah nanti ada pengelola dan yang mengawasi anak-anak.

Lanjutnya untuk masalah Kesehatan, banyak masyarakat yang belum difasilitasi BPJS Kesehatan kedepanya, YPMAK akan memfasilitasi masyarakat Kampung Nayaro yang belum terdaftar untuk menjadi peserja BPJS Kesehatan. Selain itu fasilitas kesehatan ada beberapa yang harus diperbaiki serta dilengkapi.

“Karena Nayaro ini daerah isolasi jadi memang penting untuk disiapkan fasilitas yang lengkap, jangkauan ke kota itu sangat jauh sekali dan menggunakan kendaraan khusus maka fasilitas kesehatan lainnya seperti ambulance dan obat-obatan serta fasilitas emergensi lainnya sangat dibutuhkan,”tuturnya.

Selanjutnya untuk program kampung sendiri Ihfa mengatakan, sudah berjalan dengan baik melalui kelompok kerja (Pokja) yang ada dengan memberikan fasilitas-fasilitas yang memang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Untuk program kampung sudah dilihat oleh teman-teman Monev dan laporannya sangat luar biasa memang itulah fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat kampung, yaitu terkait dengan motor tempel dan kebersihan mapun pembuatan kebun-kebun masyarakat,”ujarnya.

Nur Ihfa Kembali menegaskan bahwa YPMAK tidak mengambil alih program pemerintah tetapi YPMAK mendukung program pemerintah. Dengan melihat segala macam persoalan yang ada di kampung sasaran sebagai penerima manfaat PTFI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *