BERITA UTAMA

Kecelakaan Tunggal di Jembatan Longonggu Mamberamo Tengah, Satu Pengendara Motor Tewas

54
×

Kecelakaan Tunggal di Jembatan Longonggu Mamberamo Tengah, Satu Pengendara Motor Tewas

Share this article
Korban saat dibawa ke rumah sakit

Mamberamo Tengah, fajarpapua.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia terjadi di Jembatan Longonggu, Jalan Kelila–Bokondini Nomor 1, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, pada Sabtu malam (3/1).

Peristiwa tersebut baru diketahui setelah dilakukan pencarian oleh aparat gabungan pada Minggu (4/1).

iklan

Korban diketahui bernama Yanis Kogoya (36). Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda CRF warna hitam putih dengan nomor polisi PA 5148 JJ, berboncengan dengan saksi Maikel Wenda (25) dari arah Wamena menuju Distrik Bokondini.

Berdasarkan keterangan saksi, korban mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan diketahui berada dalam pengaruh minuman keras.

Saat tiba di Distrik Kelila, tepatnya di depan Tugu Salib, sepeda motor yang dikendarai korban hampir bertabrakan dengan mobil Strada Triton warna putih yang dikemudikan Alberth Tabuni (30), yang saat itu hendak masuk ke halaman rumahnya.

Korban sempat berupaya menghindar, namun kehilangan kendali hingga terjatuh.

Melihat kondisi korban yang masih dipengaruhi minuman keras, Alberth Tabuni menyarankan agar korban beristirahat dan tidak melanjutkan perjalanan.

Saran tersebut diikuti oleh saksi Maikel Wenda yang memilih untuk tinggal, namun korban tetap melanjutkan perjalanan seorang diri menuju Distrik Bokondini.

Setelah korban tidak kunjung tiba di tujuan, masyarakat melaporkan kejadian tersebut kepada aparat keamanan.

Anggota Polsek Kelila bersama Koramil, Pos Satgas Yonif 521, serta dibantu masyarakat setempat kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, khususnya di aliran sungai.

Korban akhirnya ditemukan tersangkut di sebuah batu besar di sungai dalam kondisi meninggal dunia.

Wakapolsek Bokondini, Aiptu Jemsi R. Solissa, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi dilakukan secara bersama-sama oleh unsur Polri, TNI, dan masyarakat.

“Setelah menerima laporan, personel Polsek bersama Koramil, Pos Satgas 521 dan warga langsung melakukan penyisiran di sekitar sungai. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan segera dievakuasi,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengendarai kendaraan dalam pengaruh minuman keras dan selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas, karena hal tersebut sangat berisiko dan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Kelila untuk penanganan awal.

Selanjutnya, atas permintaan dan kesepakatan keluarga, jenazah dibawa ke Distrik Bokondini menggunakan ambulans untuk disemayamkan dan diserahkan kepada pihak keluarga. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *