Timika, fajarpapua.com – Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) KONI Papua Tengah menghasilkan rekomendasi penting terkait masa depan pembinaan olahraga di Papua Tengah.
Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah dorongan agar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ditetapkan sebagai agenda resmi pemerintah daerah.
Dalam pertemuan yang dihadiri pengurus KONI kabupaten se-Papua Tengah tersebut, seluruh peserta sepakat Porkab dan Porprov harus mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan.
Para pengurus KONI kabupaten meminta KONI Papua Tengah menyampaikan aspirasi tersebut kepada Gubernur Papua Tengah agar kedua ajang olahraga tersebut masuk dalam agenda resmi pemerintah dan mendapatkan dukungan anggaran yang memadai.
Selain mendorong penguatan dukungan pemerintah, Rakorpim juga menyoroti perlunya pembenahan kepengurusan cabang olahraga (cabor) di tingkat provinsi.
Menurut peserta rapat, kepengurusan cabor yang tertata dengan baik akan berdampak langsung pada kelancaran pembinaan olahraga hingga ke tingkat kabupaten.
Pembahasan lainnya adalah pentingnya penataan database olahraga yang terintegrasi antara KONI provinsi dan kabupaten.
Data atlet, pelatih, serta cabang olahraga dinilai menjadi fondasi penting dalam menyusun program pembinaan prestasi yang lebih terukur.
Rakorpim juga membahas langkah-langkah strategis Papua Tengah dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Persiapan atlet dan pemetaan cabang olahraga unggulan menjadi salah satu fokus utama guna meningkatkan daya saing Papua Tengah di level nasional.
KONI Mimika Siap Gelar Porkab 2026
Dalam forum tersebut, Ketua KONI Mimika, Antonius Kemong menyatakan kesiapannya menggelar Porkab pada Oktober 2026.
Antonius Kemong menyatakan pihaknya telah mulai mempersiapkan pelaksanaan Porkab dan ajang tersebut akan menjadi sarana seleksi atlet terbaik yang nantinya diproyeksikan memperkuat kontingen Mimika pada Porprov Papua Tengah.
“Kami siap melaksanakan Porkab pada Oktober 2026. Saat ini kami sedang melakukan pendataan cabang olahraga sekaligus pembenahan organisasi agar seluruh persiapan berjalan maksimal,” kata Antonius.
Ia menjelaskan Mimika memiliki sejumlah cabang olahraga unggulan yang selama ini mampu mengukir prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Karena itu, pembinaan atlet akan terus diperkuat agar mampu bersaing pada Porprov maupun babak kualifikasi PON.
“Mimika memiliki beberapa cabang olahraga unggulan yang siap bersaing di Porprov. Kami juga berharap atlet-atlet terbaik dapat lolos ke Pra-PON dan memberikan kontribusi prestasi bagi Papua Tengah di tingkat nasional,” ujarnya.
KONI Mimika juga berharap penataan kepengurusan cabang olahraga di tingkat provinsi dapat segera diselesaikan agar tidak menghambat proses pembinaan di daerah.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, KONI Papua Tengah menyatakan akan segera menetapkan jadwal pelaksanaan Porprov, melanjutkan penataan organisasi cabang olahraga, membangun database olahraga yang lebih baik, serta mempersiapkan cabang-cabang olahraga unggulan menuju Pra-PON dan PON.
Hasil Rakorpim ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat tata kelola olahraga di Papua Tengah sekaligus mempercepat lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.(mas)








