Ada Kabar Terbaru dari Aroanop, Penduduk Kelaparan, Warga Inisiatif Sewa Helikopter Kirim Bama

by -
Sekolah di Baluni-Jagamin yang tergerus longsor.

Timika, fajarpapua.com

Dampak bencana Aroanop berbuntut serius. Ratusan warga empat kampung, Baluni, Jagamin, Omponi dan Anggigi terancam kelaparan.

Sesuai informasi terkini Minggu (9/8), kebun-kebun masyarakat hampir tidak tersisa tertutup material longsor dan tergerus sungai.

Laporan dari empat kepala kampung dan Kadistrik Tembagapura ada tiga jembatan putus, serta yang lain harus direhab.

Berikut, rumah-rumah warga tergerus sungai, ada 8 rumah di Baluni.

Ada lagi satu sekolah antara Baluni dan Jagamin, sungai sudah menggerus sebagian badan sekolah tersebut.

Masyarakat empat kampung kini terjebak. Mereka tidak bisa akses ke kebun yang terletak sebelah kali, tidak ada hasil kebun, warga sangat bergantung droping bantuan dari Mimika.

“Kemarin kita kirim 5 flight, sekarang sudah habis. Harus segera disikapi, mereka sedang terancam bencana kelaparan,” ungkap Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob S.Sos, MM ditemui usai ibadah Minggu (9/8) di gereja Sempan.

Akses ke tiga kampung bisa dijangkau pesawat berbadan kecil.
Kecuali Baluni, harus menggunakan helikopter.

banner 300250

“Pagi ini masyarakat Aroanop yang di Timika ada kumpul bama, 650 kilogram beras sudah dikirim ke atas, ini murni masyarakat Aroanop. Mereka sudah kumpul 5 ton sembako dan uang. Mereka bikin posko kumpul sumbangan bama dan uang. Dengan biaya sendiri, mereka angkut ke sana, luar biasa,” ujarnya.

PT Freeport juga sudah mengirim bantuan. Rencananya, pada Senin (10/8) Wabup JR akan berkoordinasi dengan BPBD membahas solusi mengangkut bama ke lokasi bencana. Rapat yang dilaksanakan di rumah jabatan Wabup itu akan dihadiri Kapolres, Dandim 1710 Mimika, tokoh masyarakat serta dinas terkait. Pembahasan akan difokuskan pada pengangkutan dan faktor keamanan.

“Bantuan bama dari Freeport ada 8 ton, belum diangkut, besok kami juga bahas soal ini,” tukasnya.(boy)

INFO IKLAN 0812-3406-8145