Sebelum Warga Timika Tewas Gara-gara Ulah Mereka, Sebaiknya Mereka yang Dilumpuhkan Duluan

by -
Pengacara
Yosep Temorubun, SH

Timika, fajarpapua.com
Mengamati dinamika kasus penjambretan yang kian meningkat di Kota Timika, ketua Kelompok Pemuda Kei (KPK), Yosep Temorubun SH meminta Polres Mimika tidak segan-segan melumpuhkan para penjambret.

“Saya yakin aparat kepolisian punya catatan kriminal warga Timika dan pasti mereka sudah melacak kelompok-kelompok kriminal ini. Harapan saya sebagai ketua KPK jangan segan-segan lumpuhkan, tembak di tempat, sebelum ada korban jiwa,” ungkap Yosep kepada Fajar Papua, Kamis (3/9).

Dia mengatakan, pihaknya ikut prihatin dengan kasus penjambretan beberapa hari lalu yang nyaris menyebabkan korban jiwa.

“Jangan tunggu sampai jatuh korban. Sebelum warga lain meninggal gara-gara ulah mereka, sebaiknya mereka yang duluan dihentikan,” ujarnya.

Pernyataan Yosep sekaligus menanggapi pemberitaan media ini dua hari lalu. Dimana, aksi penjambretan kembali merajalela di Kota “Kecil” Timika. Para pelaku tidak segan-segan merampas barang korban mengabaikan keselamatannya.

Meskipun beberapa waktu lalu Polres Mimika mengamankan sejumlah tersangka, namun pada Senin malam (31/8), Aisyah warga Makarena jadi korban aksi penjambretan.

Dari laporan yang diterima Fajar Papua, beruntung korban selamat, namun HP Iphone miliknya raib disikat pelaku.

Menurut Aisyah, kasus bermula saat dirinya dari Makarena menuju tempat kakaknya di lorong Serui Mekar.

“Mungkin pelaku membuntuti saya dari lampu merah Bank Papua. Mereka ada dua orang pakai sepeda motor matic,” pungkasnya.

Kedua pelaku lantas merampas HP korban lalu melarikan diri.

Bersama kakaknya, korban melapor ke SPKT Polres Mimika dan meminta agar HPnya bisa ditemukan.

“Banyak dokumen penting yang belum selesai saya kerjakan tersimpan di situ. Tolong yang merasa diri mengambil atau membeli barang curian itu bisa kembalikan, saya butuh sekali,” ujarnya dengan nada suara putus asa.(boy)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250