Timika, fajarpapua.com
Lama ditunggu, akhirnya wakil rakyat di lembaga DPRD Mimika ikut menyuarakan proses hukum video mesum MM yang menyita perhatian publik Indonesia.
Anggota DPRD Mimika, Leonardus Kocu kepada Fajar Papua, Kamis (10/9) menyatakan pihaknya memberi apresiasi atas keseriusan penyidik Polres Mimika dan Polda Papua dalam mengusut kasus video mesum tersebut.
"Yang kami lihat Polres dan Polda sangat tenang dan serius. Salut. Dan kasus ini berjalan pasti. Sehingga saya tidak ragu, siapa yang bersalah, polisi tidak pandang bulu, pasti terungkap," ujar Leo, sapaan akrabnya.
Terkait siapa yang terlibat, menurut ketua Fraksi Mimika Bangkit itu, pihaknya hanya mengikuti pernyataan kepolisian ada sejumlah oknum dan "bigboss". Namun dia meminta bigboss segera ditangkap agar proses hukum kasus tersebut terang benderang.
Dikatakan, mengingat kasus video mesum MM murni pidana pornografi dan undang-undang ITE sehingga siapapun yang ditetapkan sebagai tersangka tidak akan mempengaruhi aktivitas masyarakat.
"Kami dari dewan sangat mendukung polisi usut tuntas. Saya kira rakyat Mimika juga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus ini pada polisi. Jadi siapapun yang ditetapkan tersangka pasti tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat. Tidak ada yang mau jadi pahlawan untuk sesuatu yang memang sudah salah," tegasnya.
Leonardus memperkirakan kasus ini akan meningkatkan rasa percaya publik Mimika pada penegakkan hukum.
"Akhirnya imbas dari keseriusan polisi mengusut kasus ini rasa hormat warga pada hukum kian tinggi. Warga percaya supremasi hukum bisa ditegakkan dimana saja dan kepada siapa saja. Salut untuk Polres Mimika dan Polda Papua, semoga ini awal yang baik menunjukkan kepada publik bahwa semua orang sama di depan hukum, siapa salah dia harus bertanggungjawab," ungkapnya.(red)

