Longboat Tenggelam di Mimika, BMKG Ingatkan Tentang Fenomena Ini

by -
Cuaca
Gambaran cuaca petir ekstrim

Jayapura, fajarpapua.com

Longboat berpenumpang 4 orang tenggelam di Amar, Mimika. Satu orang selamat sedangkan 3 lainnya hilang.

Meskipun belum diketahui penyebab pasti, namun fenomena perkembangan cuaca harus diperhatikan secara serius khusus yang hendak melewati jalur laut.

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua mengimbau kepada warga di wilayah Papua agar mewaspadai potensi hujan lebat dan angin kencang yang dapat berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi.

“Kami menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi hujan-hujan lebat dan angin kencang yang dapat berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi,” kata Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa BBMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre di Jayapura, Minggu.

Ezri berharap kepada warga agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan seperti membersihkan saluran air, menebang pohon yang tinggi atau tidak kokoh lagi, juga bagi masyarakat yang tinggal di lereng, bukit dn sekitarnya untuk lebih waspada.

Lanjut dia, masyarakat juga diharapkan lebih memperhatikan aktivitas sehari-hari seperti berkendara,dan lain-lain.

Ia menjelaskan, pada Oktober ini, wilayah yang berada pada Zona Musim (ZOM) di Kota Jayapura, Kabupaten Keerom bagian Utara, Kabupaten Jayapura bagian Timur Laut, Kabupaten Merauke, Kabupaten Sarmi bagian Selatan dan Tenggara, Kabupaten Tolikara bagian Utara dan Timur Laut.

Kabupaten Waropen bagian Tenggara, Kabupaten Jayawijaya bagian Timur Laut. Kabupaten Tolilara Bagian Selatan, Kabupaten Yahukimo Bagian Utara-Barat Laut, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Puncak Jaya, dan sebagian kecil Paniai bagian Timur Laut akan berada pada masa transisi peralihan musim kemarau ke musim hujan.

Pada masa transisi ini, kata dia, potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai badai guntur dan angin kencang akan mulai meningkat, dan diperkirakan pada November hingga Desember nanti, secara bertahap wilayah-wilayah tersebut akan memasuki musim hujan.

banner 300250

Dia mengatakan, pihaknya selalu rutin menginformasikan terkait prakiraan cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua dan juga ke wilayahnya lainnya di provinsi lainnya di wilayah paling timur ini.

“Tugas dari BBMKG Wilayah V Jayapura hanya memberikan informasi terkait kondisi terkini yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, hujannya lebih banyak dari biasanya atau tidak,” ujarnya.

Ia menambahkan, media diseminasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi terkait cuaca terkini yakni melalui whatshapp, telegram, facebook, instagram dan lain-lain.(ant)

INFO IKLAN 0812-3406-8145