Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Wabup John Rettob : Kita Harapkan Kokonao Sudah Diterangi Listrik pada Bulan November Ini

Wakil Bupati Mimika
Wakil Bupati MimikaFoto / MIMIKA
fajar Papua3 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos MM mengatakan saat ini jumlah pelanggan PLN yang tersebar di 7 kampung wilayah Kokonao Distrik Mimika Barat sebanyak 303 orang. Diharapkan dalam bulan November ini wilayah itu diterangi listrik.

“Hampir semua kampung sudah terdaftar hanya Kampung Migiwia yang belum karena soal administrasi saja. Semua sudah siap dan tidak ada masalah. Jumlah keseluruhan bisa sampai 700 pelanggan. Saya harapkan PLN bisa kejar pekerjaan yang belum selesai dan diharapkan dalam bulan ini sudah bisa nyala," kata Wabup John kepada wartawan, Jumat (13/11).

Dikatakan, tahun ini harus ada empat distrik yakni Mimika Barat, Amar, Agimuga dan Mimika Barat Jauh yang dialiri listrik. Khusus Amar dan Mimika Barat Jauh menggunakan PLTS, sedangkan Agimuga dan Kokonao menggunakan mesin diesel 100 KWh.

"Penyambungan pertama yang terdaftar adalah masayarakat, fasilitas umum belum, nanti berikutnya. Prioritas pertama masyarakat dulu," tandasnya.

Ia menyatakan, penyambungan untuk daya 900 watt sudah dilakukan bahkan masyarakat sudah membayar.

"Bagi warga yang ada di Kokonao, mereka hanya bayar 50 persen, sisanya tanggungan PLN, karena ada program Pemerintah Pusat dari Presiden Jokowi dengan program Indonesia terang dan Papua terang," tukasnya.

Tentang operator, Wabup JR menyatakan kepala distrik dan para kepala kampung sudah membuat surat pernyataan bahwa mereka yang akan membiayai operator. Setelah itu PLN merekrut tenaga baru yang nantinya akan menjadi operator tetap di Kokonao.

Menindaklanjuti hal itu, tenaga operator sudah dikirim menjalani magang di PLN Timika.

"Mereka sudah tiga bulan magang, setelahnya kembali menjadi operator mesin diesel milik PLN di Kokonao. Prinsipnya dalam bulan ini sudah bisa menyala dan terang di Kokonao," paparnya.

Jika ada kendala yang tidak bisa diatasi, Wabup JR memastikan paling lambat menjelang Natal wilayah itu sudah menyala.

Selain Kokonao, ada juga Agimuga. Menurutnya PLN sudah siap hanya saja operator belum siap karena belum ada pernyataan dari kepala distrik, para kepala kampung serta masyarakat setempat tentang biaya operator.

Sedangkan Amar dengan 6 kampung, diharapkan PLTS sudah menyala bulan ini. Distrik Amar sudah dilakukan uji coba, sudah siap tinggal penyambungan ke rumah-rumah.

Untuk operator, kata Wabup JR belum siap karena belum ada pernyataan dari kepala distrik, kepala kampung, serta warga.

"Operator belum ada dan belum mengikuti magang ke PLN. Untuk Telkomsel sudah ada hanya saja kendalanya listrik. Selama ini jalan baik, tapi satu bulan belakangan genset rusak sehingga telkomsel tidak beroperasi secara baik," tuturnya.

Dikatakan, dari sisi operator Telkomsel tidak masalah. "Nanti kita lihat kedepan apakah harus sama-sama dengan Pemkab," katanya.

Manager PLN UP3 Timika, Martinus Iriato Pasensi dalam jumpa pers di Hotel Horison mengatakan jaringan luar dan genset PLN sudah siap.

"Tapi tenaga operator awalnya dibiayai oleh distrik dan para kepala kampung. Kemudian penyambungan ke rumah-rumah memang belum, akan diusahakan secepatnya sehingga bisa cepat nyala. Kami selalu koordinasi dan melapor perkembangan di Kokonao, Agimuga dan yang lainnya ke Pak Wakil Bupati,” kata Martinus.

Untuk Amar, Mimika Barat Jauh, menggunakan PLTS yang direncanakan dalam tahun ini juga sudah bisa nyala.

"Ini program pusat untuk Indonesia terang dan Papua Terang, sehingga PLN, pemerintah Kabupaten, Distirk harus kerjasama dan bahu membahu supaya cepat selesai dan cepat menyala," harapnya. (tim)