Pencarian KMN Sinar Intan 02 Resmi Ditutup Hari Ini, Begini Sikap Keluarga Kapten Eka !

by -
Pencarian KM Sinar Intan 02.

Timika, fajarpapua.com – Hilang sejak 21 Desember 2020 lalu, harapan Kapten KMN Sinar Intan 02, Ekayadi ditemukan dalam keadaan selamat sudah tipis. Bahkan keluarga mengaku pasrah.

Kepala Kantor SAR Timika, Monce Brury dikonfirmasi Fajar Papua, Selasa (29/12), mengatakan pihaknya sudah mengirim radiogram meminta bantuan kapal nelayan, kapal swasta, kapal perintis dan kapal Pelni supaya ikut memantau keberadaan kapten Ekayadi yang terapung pasca kapal tenggelam.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Keluarga korban yang ikut dalam pencarian hari kelima juga sudah pasrah,” ujarnya.

Dikatakan, harapan Kapten Eka ditemukan sangat kecil sebab peristiwa itu terjadi 21 Desember 2020 dan baru dilaporkan 24 Desember.

“Sekarang sudah delapan hari, kemungkinan semakin kecil. Kami sudah minta bantuan nelayan dan Pelni tapi nihil. Ini jadi pelajaran, kalau bisa setelah kejadian langsung lapor,” harapnya.

Dia mengemukakan, berdasar kesaksian lima korban selamat, saat lambung kapal bocor, semua berusaha melompat ke laut.

“Jadi pas kapal sudah mau tenggelam, mereka semua sama-sama melompat ke laut,” ujarnya.

Dikatakan, keenam korban menggunakan pelampung. Namun saat melompat kapten Ekayadi terpisah dari kelima ABK lainnya.

“Yang lima orang ini mereka saling pegangan tapi Kapten Eka terpisah. Mereka sudah berusaha tapi karena ombak cukup tinggi akhirnya Eka terbawa ombak,” ujarnya.

Monce mengatakan, kelima korban bersama-sama berusaha mencapai daratan selama berjam-jam.

KMN Sinar Intan dari Timika tujuan Sarmi tenggelam di perairan Kaimana, sekitar pukul 03.00 WIT, Senin (21/12). Peristiwa naas itu baru dilaporkan ke Kantor SAR Timika, pukul 06.10 WIT Kamis (24/12).

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250