BERITA UTAMAKESEHATAN

HOAX: Vaksin Sinovac Covid-19 yang akan di suntikkan kepada warga hanya untuk kelinci percobaan

cropped cnthijau.png
3
×

HOAX: Vaksin Sinovac Covid-19 yang akan di suntikkan kepada warga hanya untuk kelinci percobaan

Share this article
Vaksin Sinovac
sumber : covid.go.id

Jakarta, Fajarpapua.com – Informasi yang beredar melalui berbagai akun sosial media yang menyebutkan Vaksin Sinovac yang akan disuntikan adalah vaksin yang diperuntukkan untuk kelinci percobaan.

Dengan melampirkan tampilan gambar dari kemasan vaksin Sinovac pesan berantai itu pun cukup menimbulkan keresahan. Namun sesuai penelusuran dari berbagai sumber termasuk dari situs Turnbackhoax.id yang menyebutkan bahwa vaksin tersebut adalah untuk kera adalah Hoax.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Salah satu sumber penyebaran informasi yang salah atau menyesatkan ini adalah dari akun Facebook bernama Topan Kelana yang mengunggah bersamaan dengan sebuah foto yang terdapat kemasan vaksin Sinovac yang tertulis “SARS-CoV-2 Vaccine (Vero Cell)”.

Bersamaan dengan unggahan tersebut Topan Kelana juga menuliskan narasi yang menyesatkan sebagai berikut :

“Coba perhatikan kemasan Vaksin Sinovac Covid-19 yang akan di suntikkan kepada warga. Jelas bertuliskan “Only for clinical trial” (Hanya untuk uji coba klinis alias untuk kelinci percobaan).
Dan perhatikan “Composition and Description” Yaitu berasal dari Vero Cell atau berasal dari jaringan Kera hijau Afrika (Jelas tidak halal), kemudian mengandung Virus hidup yang dilemahkan, dan mengandung bahan dasar berbahaya (Boraks, formaline, aluminium, merkuri, dll). Belum lagi yang tidak tertulis pada kemasan yaitu tidak ada jaminan tidak tertular penyakit setelah di vaksin dan tidak ada jaminan atau kompensasi dari perusahaan Sinovac jika terjadi cedera vaksin atau KIPI pada korban Vaksin.
Sumber yang membahas efek samping vaksin Sinovac Covid-19:
Hasil keterangan FDA klik
https://www.fda.gov/media/143557/download…
Hasbunallah wani’mal wakiil.”

Berdasarkan dari hasil penelusuran terdapat kesalahan informasi pada keterangan Vaksin yang akan disuntikan ke warga adalah Vaksin dengan tulisan “Only for Clinical Trial” atau Vaksin khusus uji coba klinis ( untuk kelinci percobaan ).

Informasi tersebut adalah salah karena vaksin yang akan digunakan untuk program vaksinasi tidak ada lagi tulisan “Only for Clinical Trial” dan sudah ada nomor sertifikat dari BPOM.

Untuk itu pemerintah mengharapkan agar tidak lagi menyebarkan informasi berita yang salah ini agar tidak menimbulkan kesalahan persepsi di tengah-tengah masyarakat yang sedang berjibaku melawan penyebaran Corona atau Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Pemerintah juga tetap menyarankan agar masyarakat tidak berpandangan negatif terhadap program vaksin Sinovac hanya berdasarkan sebaran informasi dari sosial media yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Penerapan uji klinis yang dilakukan kepada vaksin Sinovac sangatlah ketat dan berada di bawah pengawasan dan standar dari dunia Internasional termasuk prosedur penyimpanannya yang dilakukan di Bio Farma sudah memenuhi standar dari WHO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *