Duka Aktivis Tanah Air, Doa dari PW GPII Provinsi Papua Untuk Para Korban Sriwijaya Air

by -

Jayapura, fajarpapua.com – Musibah kecelakaan transportasi udara kembali terjadi di awal tahun 2021, yakni pada hari Sabtu (9/1/2021) jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182.

Peristiwa ini tentu menjadi duka bagi masyarakat Indonesia yang masih terus berjuang melawan pandemi Covid-19. Duka yang mendalam lebih khusus bagi keluarga dari crew pesawat serta seluruh penumpangnya.

Kejadian naas yang terjadi di sekitar kepulauan seribu itu sontak mengagetkan publik tanah air, termasuk bagi keluarga besar aktivis, dimana dikabarkan bahwa mantan Ketua Umum PB HMI periode 2016-2018 Mulyadi P. Tamsir terdaftar sebagai penumpang pesawat beserta sejumlah penumpang lainnya.

Terkait dengan hal tersebut, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam Indonesia Provinsi Papua langsung menghimbau seluruh elemen aktivis Pemuda Islam di tanah Papua untuk melaksanakan pembacaan Yasin dan mengirimkan doa terkait insiden itu.

Selain itu, PW GPII Provinsi Papua melaksanakan pembacaan Yasin dan tahlil serta doa bersama di sekretariat GPII Provinsi Papua di jalan Yoka, Waena Kota Jayapura selesai sholat Isya’ (ba’da Isya’) hari Ahad ini (10/1/2021).

“Peristiwa kecelakaan pesawat yang terjadi kemarin merupakan duka bagi kita, keluarga besar aktivis di Indonesia, karena salah satu kader terbaik HMI menjadi salah satu penumpang didalam pesawat Sriwijaya Air itu”, kata Ketua Umum PW GPII Provinsi Papua Sudin Rettob, S.Pd.I, yang juga pernah menjadi Ketua Umum BADKO HMI Papua-Papua Barat.

“Hingga saat ini kita belum mendapatkan kabar kepastian mengenai para penumpang pesawat. Kita doakan agar proses Search & Rescue (SAR) dapat berjalan dengan lancar. Kita juga doakan segala amal diterima dan segala dosa diampuni oleh Allah SWT bagi seluruh penumpang pesawat Sriwijaya Air itu”, lanjut mantan sekretaris umum KNPI Provinsi Papua tersebut.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Sekretaris Umum PW GPII Provinsi Papua Kamaruddin M. Fajar menyampaikan bahwa pembacaan doa yang dilakukan ini sebagai bentuk solidaritas persaudaraan aktivis Islam yaitu saling mendoakan. “Dalam Islam sangat ditekankan mengenai persaudaraan, saling peduli dan saling mendoakan untuk kebaikan”.

“Saat ini kita juga turut mengirimkan doa untuk mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat GPII, kakanda Almarhum Ir. H. M. Suaib Didu yang meninggal di hari yang sama karena sakit” tutup Fajar.(jun)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250