Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Gubernur Papua Instruksikan Semua ASN Hentikan Apel Gabungan, 5 Bulan Kedepan Masuk Kantor Sistem Shift

ASN
ASNFoto / PAPUA
fajar Papua1 menit baca0 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com - Penambahan covid-19 di Papua semakin tidak terkontrol. Akibatnya Pemerintah kembali memberlakukan batasan aktivitas kantor termasuk apel pagi.

Seperti yang dilakukan Senin (8/2).
Sebanyak 2025 ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengikuti apel gabungan terakhir.

Penjabat Sekda Provinsi Papua Doren Wakerkwa di Jayapura, Senin mengatakan, dalam tiga bulan ke depan tidak lagi diadakan apel untuk menekan jumlah kasus COVID-19 di Papua yang terus naik.

"Ini apel yang terakhir yah. Sesuai instruksi Gubernur Papua, ASN sementara waktu ini tidak akan mengikuti apel gabungan lagi untuk tiga bulan ke depan," katanya.

Doren menerangkan, Gubernur Papua memberlakukan penghentian sementara aktivitas berkumpul melalui apel gabungan, seperti ketika pandemi COVID-19 baru saja melambung Maret 2020 lalu.

"Kami sudah menyiapkan mekanisme dan sistem kerja baru untuk bersinergi dengan penghentian sementara selama tiga bulan ini," ujarnya.

Dikatakan, pihaknya akan memberlakukan shift kerja bagi ASN di lingkungan Pemprov Papua untuk ke depannya, yakni selama tiga bulan.

"Jadi ke depan ASN akan 50 persen bekerja di kantor dan 50 persen bekerja di rumah, sambil menunggu perkembangan selanjutnya," katanya.

Dia menambahkan bahwa pelayanan publik akan tetap berjalan disesuai dengan kondisi pandemi. Pihaknya juga mengharapkan ASN dapat segera divaksin sehingga angka kasus COVID-19 dapat ditekan.(ant/ana)