Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Bantuan Kemanusiaan Freeport Untuk Korban Konflik Intan Jaya 5,3 Ton Bama Disalurkan Melalui Keuskupan Timika

IMG 20210224 WA0043
IMG 20210224 WA0043Foto / MIMIKA
fajar Papua2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - PT. Freeport Indonesia mengirim bantuan kemanusiaan berupa 5,3 ton sembako ke Paroki Bilogai, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Bantuan disalurkan melalui Keuskupan Timika, Rabu (24/2).

Perwakilan Manajemen PTFI, Nathan Kum selaku Vice Presiden Development PT. Freeport Indonesia mengatakan, belum lama ini Keuskupan Timika mengirim permohonan bantuan untuk pengungsi di Bilogai, Intan Jaya.

"Kurang lebih 600 kepala keluarga termasuk mama-mama Papua dan anak-anak mengungsi di Paroki Bilogai. Mereka membutuhkan bahan makanan sehingga kami membantu 5,3 ton bama melalui Keuskupan Timika," kata Nathan Kum.

Dikemukakan, pemberian bantuan ini juga sebagai bukti bahwa bukan hanya di sekitar area operasi PTFI yang mendapatkan bantuan, tapi misi kemanusiaan PTFI menembus sekat-sekat wilayah, suku, agama, ras dan golongan.

"Semoga sembako ini dibagikan secara merata, dibagikan dengan baik, kami dari keluarga PTFI turut prihatin atas konflik yang terjadi selama ini. Dengan situasi konflik senjata di Intan Jaya, kita doakan juga semoga bisa pulih kembali dan beraktivitas seperti biasanya," ucap Nathan.

Sekretaris Keuskupan Timika, Pastor Andreas Madya Sriyanto SCJ sangat berterimakasih kepada PTFI sudah memprihatikan masyarakat yang menjadi korban konflik Intan Jaya.

"Manusia saling membutuhkan, itu yang utama. Masyarakat di sana pasti merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan dari PTFI ini," tandas Pastor Madya.

Pastor Madya mengatakan pihaknya mendapat informasi dari pastor di Intan Jaya bahwa situasi keamanan masih belum kondusif, warga berlindung di sekolah, gereja, dan tempat lain. Ada juga yang mengungsi di daerah Nabire.

"Ada komunikasi dengan Nabire, saat ini keuskupan Timika sangat memberi perhatian penuh bagi Intan Jaya, kita berharap situasi segera pulih.(rul)