Timika, fajarpapua.com - Warga yang bermukim di sekitar Jalan Charitas yang menghubungkan Jalan Poros SP 2 arah SP 5 mengeluhkan kondisi jalan yang baru dikerjakan itu.
Hal ini karena badan jalan akan berubah menjadi kolam air setiap hujan turun. Untuk itu warga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika agar segera menyelesaikan proyek tersebut.
Salah seorang warga yang tinggal di Jalan Charitas, Maricus EO kepada fajarpapua.com menyatakan, dirinya merasa terganggu dengan adanya genangan air tersebut di saat hujan.
"Ada pipa pembuangan, tapi tidak bermanfaat, pipanya ada yang tersumbat, ada juga pipa yang panjang belum di potong, jalanan jadi kolam saat hujan," ujar lelaki yang biasa disapa Aries ini.
"proyek tersebut memang sementara ditinggalkan"
Menurutnya, jalan yang masih belum selesai pengerjaannya itu sudah sekitar satu bulan ditinggalkan.
"Korbannya kita yang tinggal di sekitaran Jalan Charitas, jarak pipa tidak sesuai, ada pipa yang sudah dipotong tapi tersumbat, kebanyakan pipanya belum di potong, terus air tergenang, kita tunggu surut sendiri, itupun lama," kata Aries.
Pengawas lapangan, Walker, saat ditemui selagi mengecek lokasi memberi keterangan bahwa proyek tersebut memang sementara ditinggalkan.
Menurutnya, kontraktor memang sengaja membiarkan sementara, karena sekarang masih pengerjaan median jalan depan RSMM.
"Saat ini masih fokus pengerjaan median jalan di depan Rumah Sakit Mitra Masyarakat," ujarnya.
Setelah pekerjaan median selesai lanjutnya, kemungkinan besar jalan yang menggenang itu ditimbun aspal lagi. "Pipa juga nantinya akan berfungsi dengan baik," ucap Wakers.
Sementara Kepala Dinas PUPR sudah dicoba konfirmasi Fajar Papua namun belum ada tanggapan. (rul)

