Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Tinjau Venue, Ketua PB FASI Nilai Mimika Sangat Siap Hadapi PON XX

Foto Bersama
Foto BersamaFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca5 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Kabupaten Mimika dianggap sangat siap menghadapi PON XX Papua. Hal itu setelah Ketua Harian PB Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) beserta rombongan meninjau persiapan venue Aerosport yang terdiri dari Venue terbang layang, Venue Terjun Payung dan Venue Aeromodeling yang ada di Kluster Timika.

Sebagaimana rilis humas PON, selain peninjauan venue juga dilaksanakan rapat koordinasi kesiapan Aerosport PON XX di Kluster Timika.

Ketua Harian PB FASI Marsda TNI, Kusworo usai kunjungan ke Kluster Timika, Rabu (3/3) kepada wartawan mengatakan bahwa untuk di kluster Mimika persiapan venue untuk Cabang Olahraga Aerosport cukup baik.

"Secara umum persiapannya baik bahkan ada yang memasuki tahap fhinising. Kita akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, dengan Airnav dan pihak -pihak terkait, "ungkapnya.

Menurutnya, secara umum di kluster Mimika dirinya tidak menemukan adanya hambatan yang signifikan. Dan Mudah - mudahan ini terus berlanjut sehingga program sesuai dengan yang rencanakan.

Kata Marsda TNI Kusworo yang tidak kalah penting adalah masalah safety, karena bicara safety ini keterkaitan dengan orangnya, medianya dalam hal ini cuaca maupun alat peralatannya.

Pasalnya yang sangat tidak bisa diprediksi secara nyata adalah cuaca. Terkait dengan kondisi cuaca ini perlu diperhatikan.

Ia menuturkan sementara terkait dengan traffic yang ada di bandara Mozes Kilangin Timika kita tidak akan menganggu secara signifikan untuk traffic di bandara.

"Kita sudah koordinasikan khusus untuk cabang olahraga terbang layang yang berhubungan dengan aktifitas di bandara, " tuturnya.

Lanjutnya, sementara untuk cabor Aeromodelling dan Terjung Payung memang tidak terlalu ketat seperti terbang layang. Karena pelaksanaannya tidak dibandara Mozes Kilangin Timika.

"Meski begitu namun kita sudah menemukan titik temunya artinya di waktu atau jam tertentu secara frekuensi kesibukan air traffic yang mana jam sibuknya pagi hari dan kita bisa memanfaatkan setelah jam sibuk tersebut tanpa mengganggu jam traffic yang ada," (hms)