Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

2 Korban Bentrok Pomako Dilarikan ke RSUD, Pengakuan Pria yang Dituduh Mabuk, "Saya Hanya Duduk-duduk"

IMG 20210307 WA0048
IMG 20210307 WA0048Foto / MIMIKA
fajar Papua1 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Dua korban bentrok Pomako, Suter dan Andreas dilarikan ke RSUD Mimika, Minggu (7/3) malam. Suter sempat pingsan akibat dipukul balok sudah sadarkan diri. Sedangkan Andreas diduga terluka akibat terkena serpihan proyektil.

Diwawancarai fajarpapua.com di UGD RSUD Mimika, Minggu malam, Suter yang awal mula dituduh mabuk mengaku mendatangi kios sekaligus depot air di kampung Asmat itu hanya tujuan duduk-duduk.

"Mungkin karena saya kelihatan mabuk akhirnya saya diusir sama orang depot," tutur Suter.

Mendapat perlakuan demikian membuat Suter mengamuk dan menyerang penjaga depot.

Namun Suter diserang balik secara keroyokan yang menyebabkan korban mengalami luka benjol bagian tangan, perut samping, dan kepala.

Korban berikut Andreas yang mengalami luka tembak di bagian dada dilarikan ke RSUD. Hanya Andreas tidak bisa diwawancarai.

Kapolsek Mimika Timur AKP Wilson Latuasa ketika dikonfirmasi fajarpapua.com mengaku situasi sudah bisa dikendalikan. Namun warga masih duduk di jalan sambil membakar ban.

"Situasi aman hanya warga masih duduk-duduk di jalan. Kami dari Polsek Miktim, Kompi D dan kepala kampung lagi dialog dengan warga," ungkap Wilson.(rul)