Dekatkan Layanan ke Warga, Reynold Ubra Perintahkan Tenaga Kesehatan di Tembagapura Turun ke Banti

by -
Reynold Ubra saat diwawancara dihalaman kantor PB PON Timika
Reynold Ubra saat diwawancara dihalaman kantor PB PON Timika

Timika, fajarpapua.com – Untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada warga, tenaga kesehatan yang berada di Mile 68 Tembagapura telah diperintahkan untuk turun ke Kampung Banti II.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra saat ditemui wartawan di Kantor PB PON Sub Mimika, Rabu (17/3).

“Tim kesehatan sebelum kasus Banti memang telah bertahun-tahun tinggal di Mile 68. Tapi saat ini, kami telah perintahkan turun ke Banti, petugas harus dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Namun demikian, kata dia, pihaknya membagi tenaga kesehatan menjadi beberapa kelompok atau tim.

“Saat ini kloter kedua yang turun dan sejak Minggu lalu sudah tinggal di Banti untuk melakukan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat disana,” katanya.

Dengan kebijakan tersebut lanjut Reynold Ubra, pelayanan kesehatan di Banti dalam satu bulan terakhir ini berjalan baik dan saat ini ada tim yang sedang melakukan evaluasi.

“Besok evaluasi, kalau tidak ada halangan hari Jumat atau Sabtu, tim itu kembali lagi ke Timika,” ujarnya.

Selain untuk mendekatkan layanan, kebijakan ini juga diambil untuk mengurangi resiko persebaran Covid-19 di wilayah itu.

“Apabila tenaga kesehatan tetap tinggal di Tembagapura, ditakutkan masyarakat di Banti akan sangat mudah terinfeksi Covid-19,” tegasnya. (rul)