Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Tonton Videonya !!! Anggota KKB Kelaparan di Hutan Timika, Pimpinan KKB Serui Kembali ke Ibu Pertiwi

KKB
KKBFoto / MIMIKA
fajar Papua3 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Pada Jumat (19/3) di platform media sosial TikTok tersebar video percakapan telepon genggam yang dilakukan seorang anggota kelompok sipil bersenjata (KKB) yang diduga berada di hutan Timika.

Menariknya, percakapan yang dilakukan anggota KKB yang belum diketahui identitasnya dengan orang yang diduga sebagai pemasok bahan makanan membahas tentang kondisi mereka yang kelaparan.

Dalam video berdurasi 60 detik yang berhasil didapat fajarpapua.com, terlihat dua anggota KKB berbaju merah dan biru menghubungi rekannya yang ada di Kota Timika.

"Kaka tunggu capek di sini, ramai mereka TNI Polri," ujar anggota KKB berbaju merah.

Dalam percakapan dengan loudspeaker tersebut, rekannya yang berada diseberang telepon meminta anggota KKB tersebut bersabar. "Halo tunggu sebentar dulu bapak. Kalian Dengar suara saya," jawab seseorang diseberang telepon yang diduga sebagai orang penting di kelompok KKB ini.

Anggota KKB berbaju merah kembali menegaskan bahwa mereka sudah kelaparan karena bahan makan sudah habis. Sementara mereka tidak dapat bergerak bebas karena patroli keamanan yang dilakukan TNI/Polri sangat gencar.

Hal ini membuat anggota KKB tersebut takut untuk mencari makanan dan memilih untuk bertahan di persembunyian mereka.

"Siap bapak. Makanan kami sudah mau habis mereka TNI Polri semakin banyak Kami mau muncul takut," ujarnya.

Orang dibalik telepon juga mengaku, pihaknya juga mengalami kesulitan dalam mengirim makanan dan bahkan mereka juga kesulitan bahan makanan.

"Jadi begini bapak kami disini juga susah, disini kami juga susah untuk makan,"

Mengingat tidak ada kepastian terkait pasokan makanan, anggota KKB berbaju merah menegaskan jika dirinya bersama rekan-rekannya akan mundur jika mereka kelaparan.

"Siap. Ya kami juga sama terus ini sekarang bagaimana. Ya sudah, kalau kalian bertahan kami mundur duluan saja," tegasnya.

Mendapat tekanan dari anggota KKB tersebut, orang yang berada dibalik telepon terlihat pasrah. Hal ini terdengar dari jawaban yang diberikan kepada rekannya. "Baik bapak,"

Kembali ke Ibu Pertiwi
Sementara itu,. Kapolda Papua Irjen Pol Matheus Fakhiri mengapresiasi kembalinya Noak Orarei, mantan pemimpin kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen, Serui ke Pangkuan Ibu Pertiwi.

"Saya selaku Kapolda Papua mengapresiasi kinerja Kapolres Kepulauan Yapen beserta jajarannya yang berhasil membina masyarakat sehingga menyatakan diri kembali ke NKRI, " kata Kapolda Fakhiri.

Dia mengatakan, saat menyatakan kembali ke NKRI, Noak membawa dua senjata rakitan laras pendek, beberapa butir amunisi, satu buah bendera bintang kejora dan sepasang baju seragam loreng.

Berbagai perlengkapan yang sebelumnya dipakai dan dibawa yang bersangkutan sudah diserahkan ke Kapolres Kepulauan Yapen, Rabu (17/3) di Serui.

"Mudah-mudahan makin banyak warga yang sebelumnya berseberangan dengan NKRI kembali ke pangkuan ibu pertiwi hingga bersama masyarakat beserta pemda dapat bersama-sama membangun dan menjaga kamtibmas," harap Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri.

Sementara, Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi secara terpisah mengatakan Noak Orarei sebelumnya bergabung dengan KKB pimpinan Rudi Orarei yang merupakan kakak kandungnya.

Noak Orarei menggantikan posisi kakaknya sejak 2014 lalu dan mengganggu masyarakat serta keamanan sehingga hidupnya sering berpindah-pindah guna menghindar dari tangkapan aparat keamanan.

Selain itu Noak juga mendirikan pos di Kosiwo, kata Ferdyan, seraya mengaku saat menyatakan kembali ke NKRI yang bersangkutan juga membacakan ikrar setia kepada RI serta mencium bendera Merah Putih.

"Personel Polres Kepulauan Yapen akan terus melakukan pendekatan dan pembinaan kepada masyarakat agar mereka sadar hingga kembali ke pangkuan ibu pertiwi," harap AKBP Ferdyan. (mas/ant)

--- video percakapan anggota KKB yang kehabisan makanan ---

https://youtu.be/PPCUqtEFp2o