Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Manu Onawame, Pebasket Mimika Pertama Cetak Poin di IBL 2021, NSH Mountain Gold Ditaklukkan Pelita Jaya Bakrie

NSH Mountain Gold
NSH Mountain GoldFoto / MIMIKA
fajar Papua4 menit baca7 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Pemain rookie milik NSH Mountain Gold Timika, Imanuel Onawame atau biasa disapa Manu Onawame menjadi atlit asli dari Kabupaten Mimika yang berhasil mencetak poin pertama diajang Indonesia Basket League (IBL) 2021.

Meski tidak mampu membantu timnya yang harus kembali menelan kekalahan setelah ditaklukkan Pelita Jaya Bakrie dengan skor 73-100 di Robinson Cisarua Resort, Minggu (21/3) tadi malam.

Namun aksi manis Manu Onawame yang lahir 8 Januari 2000 di 23 detik terakhir di Quarter keempat membuat kagum oficial tim asal Timika tersebut.

Bagaimana tidak, meski berstatus rokie dalam ajang kompetisi basket tertinggi di Tanah Air itu, Manu yang memiliki tinggi 165 centimeter ini terlihat mampu mengimbangi para pemain NSH Mountain Gold Timika atau pemain Pelita Jaya Bakrie.

Seperti terlihat dalam video yang diunggah Sekretaris Pengcab Perbasi Mimika, Redy Wijaya di WhatsApp Story' miliknya, pada saat poin pada posisi 71-100 untuk Pelita Jaya Bakrie, terlihat pada 23 detik terakhir di quarter empat Manu langsung mendribble bola setelah menerima umpan.

Tanpa canggung, Manu langsung menuju point' area Pelita Jaya Bakrie dan sempat mengecoh pemain lawannya di tengah lapangan.

Begitu berhasil mengecoh pemain lawan, Manu langsung melakukan trik tipuan dengan pura-pura memberi operan bola kepemain NSH Mountain Gold Timika yang berada disebelah kiri pertahanan Pelita Jaya Bakrie.

Aksi ini juga membuat pemain lawan terkecoh sehingga memberikan ruang bagi Manu melakukan lay up dan mencetak poin pertamanya untuk klubnya di 13 detik terakhir di quarter empat.

Poin yang dicetak Manu ini juga menjadi poin terakhir bagi NSH Mountain Gold Timika yang pada akhir laga takluk dengan poin 73-100 dari lawannya.

Jalannya Laga

Pelita Jaya Bakrie berhasil mencetak angka tiga digit saat menundukkan NSH Mountain Gold Timika 100-73 pada lanjutan IBL Pertamax 2021 di Robinson Cisarua Resort.

Muhammad Hardian Wicaksono membuat 22 poin , Reggie Mononimbar membuat 21 poin, Andakara Prastawa Dhyaksa mencetak 16 angka dan Agassi Goantara membuat 12 poin.

Dari NSH Mountain Gold Timika, Ebrahim Enguio Lopez alias Biboy membuat 17 angka , Randika Aprilian mencetak 15 angka dan Andre Rorimpandey membuat 10 angka. 

Dalam laga itu, Ebrahim “Biboy” Enguio Lopez membuka angka bagi NSH Mountain Gold Timika. Namun Andakara Prastawa Dhyaksa membalas dengan lay up.

Jump shot Ruslan juga dibalas tembakan tiga angka Prastawa. Giliran Biboy mencetak tiga angka yang dibalas dua angka dari Reggie Mononimbar, 7-7. 

Randika Aprilian membuat NSH Mountain Gold Timika unggul 12-7, three points Hardian Wicaksono mengubah angka.

Andre Rorimpandey menambah keunggulan NSH 14-10, tapi dua kali lay up Reggie menyamakan kedudukan 14-14.

Tiga poin dari Louis Jovan Golung membuat NSH memimpin, tapi floating jumps hot Reggie dan free throw Vincent Kosasih kembali membuat imbang 17-17. 

Angka NSH terhenti, sementara Pelita menambah lewat free throw Respati Ragil Pamungkas dan tembakan tiga angka Gabriel Batitusta Risky membuat Pelita menutup kuarter pertama dengan keunggulan 22-17.

Teddy Romadonsyah membuka angka Pelita di kuarter kedua. Reggie kembali membuat dua angka yang dibalas three points dari Pandey.

Prastawa dan Wicaksono membuat Pelita melesat 35-24. Kemudian giliran Agassi Yesse Goantara menjauhkan angka, 39-29.

Randika Aprilian mencetak tiga angka buat NSH, namun free throw Vincent dan free throw Wicaksono ditambah tembakan dua angka Vincent membuat Pelita memimpin 45-32. Pelita menutup quarter dua dengan memimpin 47-33.

Lima menit awal kuarter ketiga, Pelita memimpin 54-43. Dua kali three points play bagi Pelita dieksekusi dengan baik oleh Wicaksono dan Reggie 60-43.

Dua kali three points Prastawa dan sekali dari Ragil membuat Pelita menambah keunggulan 69-48. Pelita akhirnya menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 73-56.

Meskipun unggul, Pelita Jaya tetap bermain agresif pada kuarter terakhir. Tak sampai dua menit mereka sudah menambah keunggulan 82-56.

Lima menit awal mereka unggul 85-63. Agresivitas Pelita membuat para pemain NSH berulangkali membuat turn over. Pelita memimpin 94-65 saat waktu tersisa tiga menit. Pelita akhirnya menang 100-73. (mas/IBL)