Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Kapolres Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi oleh Aksi Terorisme di Makassar

Dialog Interaktif Kapolres Merauke di Pro-1 RRI Merauke.
Dialog Interaktif Kapolres Merauke di Pro-1 RRI Merauke.Foto / BERITA UTAMA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

“Kita pastikan keamanan perayaan Pekan Suci dan Paskah terjamin”

Untung Sangaji


Merauke, fajarpapua.com – Kapolres Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum meminta masyarakat di Kabupaten Merauke untuk tidak terprovokasi (terpancing) dengan aksi terorisme serangan bom bunuh diri di Gereja Kathedral Makassar Minggu kemarin.


Masyarakat diimbau untuk tetap waspada khususnya umat Kristiani yang akan menjalankan ibadah Pekan Suci dan Paskah, dan juga umat Muslim yang sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan.
“Jangan mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Jangan mudah panik dan terhasut aksi terorisme yang terjadi di Makassar. Mohon doa dan kerjasama warga atau jemaat, bila dilakukan pemeriksaan saat beribadah nantinya. Lebih baik kita mencegah dari pada sudah terjadi,” tegas Kapolres dalam Dialog Interaktif di Channel Pro-1 RRI Merauke, Rabu (31/3).


Menyangkut perayaan Pekan Suci dan Paskah di Merauke, Kapolres memastikan bahwa Polri, TNI dan instansi terkait akan memperketat pengamanan sejak malam Kamis hingga perayaan Paskah berakhir. Polisi akan melakukan sterilisasi gereja-gereja, tim akan silent dan pantau semua pergerakan dan aktivitas di setiap gereja.


“Polres Merauke akan dibackup Brimob dan TNI jamin keamanan perayaan Paskah, sehingga umat Nasrani di Merauke melaksanakan ibadah dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Kapolres.


Selanjutnya menyangkut kekerasan yang terjadi di jalanan, kata Kapolres, pihaknya sudah mengamankan satu orang yang diduga pelaku pembacokan anak kecil yang TKP-nya di Jalan Husein Palela dan masih melakukan pencarian satu orang lagi yang diduga terlibat.


“Saya tekankan kepada seorang pelaku lagi yang masih buron, lebih baik menyerahkan diri. Beritahu keluarga untuk serahkan. Kalau tidak kita akan tindak tegas dan terukur. Kejahatan jalanan kita akan kasih kuliah dan habisi. Jangan salahkan kami jika bertindak tegas, karena selama ini kita sudah humanis namun tidak dihargai,” tegasnya.


Dalam dialog interaktif di corong RRI itu, masyarakat juga memberikan masukan, saran dan kritik, yaitu diantaranya perlu adanya kegiatan patroli dan amankan lokasi di ATM depan Apotek K24 di Jalan TMP karena sering terjadi pemalakan. Ada juga masukan bahwa malam hari di depan Satuan Lantas banyak orang mabuk, perlu pengamanan gereja di daerah Mangga Dua karena rawan bila malam dan sebagainya.


Di akhir dialog, Kapolres Merauke menekankan bahwa Polri akan bertindak tegas dan terukur terhadap kejahatan jalanan. “Saya akan berkoordinasi dengan semua elemen masyarakat baik itu TNI, Pemda, ustadz, pendeta dan pastor dalam hal tindakan terbaik agar Merauke tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (hrs)