Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Pertanyakan Nasib, Ribuan Honorer Utusan 29 Kabupaten/Kota di Papua Demo di Kantor Gubernur, Begini Jawaban Pemprov

Kantor Gubernur Papua
Kantor Gubernur PapuaFoto / PAPUA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com - Selama tiga hari berturut-turut sejak Senin hingga Rabu (29-31/3), seribuan honorer utusan 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Papua.

Menjawab itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta para tenaga honor bersabar menunggu penyelesaian permasalahan penerimaan pegawai.

Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy di Jayapura, Rabu (31/3), mengatakan pihaknya juga merasa prihatin dengan kondisi para tenaga honor tersebut dan mengharapkan mereka tetap tenang sehingga pemerintah dapat menyelesaikannya dengan cepat.

"Mengenai tuntutan waktu, kami tidak bisa tentukan karena namanya proses pasti akan selesai juga namun tetap membutuhkan waktu," katanya.

Senada dengan Dance Yulian Flassy, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Nicholaus Wenda mengatakan, pihaknya tidak dapat menjanjikan kapan selesai prosesnya karena semuanya diputuskan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpan-RB.

"Seperti yang sudah disepakati bersama kabupaten dan kota, kami akan menyusun kembali sesuai kuota 20 ribu ASN lalu akan menggelar rapat kedua sesuai kriteria yang disampaikan oleh Kemenpan-RB," katanya.

Menurut Nicholaus, kini semuanya masih dalam proses dan tidak bisa langsung diputuskan hasilnya sehingga para tenaga honorer ini harus bersabar menunggu prosesnya.

Sementara itu, Perwakilan Tenaga Honorer Papua Frits Awom mengatakan, pihaknya meminta penyusunan dan penyelesaian terkait kuota 20 ribu ini dapat selesai dalam jangka waktu satu minggu.(ant/ana)