Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Sudah Kuras APBD Mimika Rp 500 Miliar, Dana PON Tidak jelas, Bupati Mimika Minta Surati Dua Pejabat Ini

Eltinus Omaleng
Eltinus OmalengFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Bupati Mimika Eltinus Omaleng SE MH meminta Sub PB PON Klaster Mimika segera mengirim surat ke Menpora dan Mendagri mengenai pelaksanaan PON pada Oktober 2021 mendatang.

"Surat itu secepatnya dikirim ke Jakarta yang isinya meminta waktu untuk audiens dengan Menpora dan Mendagri di Jakarta, supaya kita tanya dana pelaksanaan PON untuk empat klaster bagaimana?. Apakah dana itu sudah turun atau belum, kita minta penjelasan Pak Menteri," kata Bupati Omaleng di Hotel Mozza, Rabu (31/3).

Dia mengakui Pemkab Mimika sudah membangun sejumlah venue dan fasilitas pendukung lain menggunakan APBD yang kurang lebih nilainya mencapai Rp 500 miliar.

Padahal PON hajatan nasional yang biasa dilaksanakan di setiap provinsi dan pemerintah provinsi yang punya gawe.

"Timika tidak mungkin lagi ambil dana dari APBD induk 2021 untuk membiayai pelaksanaan PON. Pemkab Mimika sudah sepakat dengan semua OPD bahwa APBD induk 2021 untuk membiayai program pembangunan sehingga untuk PON Pemkab harus berdiskusi dengan PB PON di provinsi dan dengan kementerian di Jakarta. Solusinya kita buat surat ke kedua Menteri dengan tembusan ke Pak Gubernur di Jayapura. Pemkab Mimika tetap semangat dan komtmen sukseskan PON Oktober mendatang," jelas Eltinus.

Dia juga meminta pimpinan OPD yang masuk pada bidang-bidang dapat menyusun kebutuhan biaya dan RAB nya, dengan itu menjadi bahan bagi dirinya untuk berbicara pada rapat di Jayapura dalam beberapa hari kedepan.

"Saya juga akan menanyakan soal dana pelaksanaan, kemudian segala kebutuhan yang katanya sudah dilelang oleh PB PON ada berapa banyak, kemudian Klaster hanya menerima barang dari PB PON," jelasnya.

Pemkab Mimika, lanjut Eltinus, dengan membangun venue dan fasilitas lainnya dari APBD sudah cukup karena nilainya sangat besar.

"Sekarang Sub PB PON Klaster Mimika mau tanya dana pelaksanaan dari APBN sudah turun atau belum. PB PON di provinsi harus menjelaskan hal ini. Kemudian pekerjaan penambahan lintasan pemanasan untuk atletik dan kekurangan- kekurangan pada venue lain siapa yang bangun itu juga harus dijelaskan PB PON," tekannya.(mar)