Timika, fajarpapua.com - Pemerintah Kabupaten Mimika, menargetkan 70 persen warganya akan menerima vaksin Covid-19 hingga akhir Juni 2021.
"Kami memang menargetkan sampai akhir Juni nanti 70 persen dari total penduduk di Mimika sudah menerima vaksin Covid-19," ujar Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob kepada wartawan, Sabtu (3/4).
Menurutnya, ketersediaan vaksin Sinovac yang diadakan oleh pemerintah secara gratis juga menjadi salah satu faktor menentukan apakah target vaksinasi pada akhir Juni nanti bisa tercapai.
"Saat ini proses vaksinasi dengan kelompok sasaran pelayan publik memang masih terus berjalan," kata Wabup JR.
Guna mengejar target 70 persen vaksinasi penduduk, Pemda Mimika sangat berharap proses perizinan untuk program vaksinasi mandiri atau vaksinasi gotong royong mendapat persetujuan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI.
"Terutama vaksin mandiri untuk seluruh karyawan PT Freeport Indonesia, perusahaan subkontraktor Freeport dan keluarga. Kami sangat berharap proses vaksinasi itu bisa cepat dilakukan," ujarnya.
Wabup JR juga mengakui, pihaknya sudah mendapat informasi PTFI telah bekerjasama dengan perusahaan farmasi untuk mendatangkan vaksin secara mandiri.
"Kami dengar Freeport sudah memesan 70 ribu dosis Vaksin Sinovacź dari Tiongkok. Mudah-mudahan ini bisa berjalan lancar dan tidak ada kendala," ujar John.
Dalam kesempatan itu Wabup JR meminta seluruh warga Mimika dari semua kelompok sasaran tidak menolak untuk divaksin karena vaksin yang disediakan oleh pemerintah terbukti aman dan halal.
"Untuk mengejar target itu maka semua penduduk di atas usia 18 tahun yang memenuhi syarat wajib mengikuti vaksinasi Covid-19," ujarnya.
Mantan Kepala Dishubkominfo Mimika itu menyayangkan adanya penolakan dari sejumlah orang, bahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mimika yang tidak mau divaksin.
Terkait adanya sejumlah pihak terutama di kalangan ASN dan honorer yang tidak mau alias menolak divaksin, Pemkab Mimika akan melakukan rapat khusus untuk menyikapi hal itu.
Sementara proses vaksinasi bagi pelayan publik khusus di kalangan anggota TNI, Polri, petugas di Bandara Mozes Kilangin, pegawai instansi BUMN, perbankan dan tokoh agama, menurut John, sudah berjalan sangat bagus dan hampir rampung hingga pemberian vaksin dosis kedua. (ant)

