Timika, fajarpapua.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat pada Sabtu (3/4) pukul 15.00 WIT menerima laporan dari Bayu (anggota Polres Asmat) bahwa terdapat 30 orang terjebak di Pulau Baru tak berpenghuni. Para korban terjebak di Perairan Agats tepat di posisi 05°32'2.65"S/138°0'5.48 E,
Puluhan korban tersebut khawatir dikarenakan terjadi air pasang disertai angin dan hujan lebat, sehingga salah seorang korban langsung menghubungi keluarganya agar dapat segera melaporkan ke tim SAR untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika George Leo Mercy Randang setelah menerima laporan dari koordinator Pos SAR Agat Riono langsung memerintahkan personil rescuer pos pencarian dan pertolongan Asmat menggunakan Rib 85 PK dan perahu karet 25 PK menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap seluruh korban.
Proses evakuasi yang dibantu keluarga korban menggunakan perahu belang berlangsung secara 2 kali evakuasi dikarenakan cuaca di lapangan cukup buruk.
Pada pukul 00.30 WIT minggu dini hari akhirnya tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban dengan selamat dan diserahkan ke pihak keluarga.
Dengan ditemukannya seluruh korban tersebut maka operasi SAR diusulkan di tutup.
Kepala SAR Timika juga menyampaikan agar mayarakat harus lebih aktif melakukan pengecekan data prakiraan cuaca dari BMKG serta belajar memahami kondisi cuaca di wilayah sendiri.
"Agar kita bisa lebih antisipasi lagi dalam rencana beraktifitas bersama keluarga," harap George.(ana)
Adapun nama para korban
- Irwan
- Erna
- Ratna
- Irma
- Najwa
- Ardi
- Azwar
- Umi
- Sahrul
10.Hamid - Kasma
12.Masnah
13.Andika
14.Toba
15.Rijrul
16.Ardimonti
17.Candra
18.Resa
19.Fitri
20.Yunus
21.Rian
22.Salim
23.Masi
24.Putra
25.Naila
26.Najua
27.Kara
28.Rani
29.Amel
30.Julia
31.Aldi
32.Risky
33.Joko
34.Adi

