Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

PrayForNTT: Sudah 72 Jenazah Ditemukan, Badai Siklon Soraja Sudah Berada di Barat Daya Pulau Timor

Badai Siklon Tropis Seroja bergerak ke arah barat daya pulau Timor/Rote.
Badai Siklon Tropis Seroja bergerak ke arah barat daya pulau Timor/Rote.Foto / BERITA UTAMA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Kupang, fajarpapua.com - Pencarian korban meninggal dunia bencana NTT terus dilakukan. Khusus di Kabupaten Flores Timur, sebanyak 10 korban meninggal dunia ditemukan.

Dengan demikian, total jumlah korban jiwa akibat bencana alam di daerah tersebut hingga saat ini menjadi 72 orang.

"72 korban sudah ditemukan," kata Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli kepada wartawan di Kupang, Selasa (6/5).

Banjir bandang terjadi di wilayah NTT sebagai dampak cuaca ekstrem ditandai dengan munculnya Siklon Tropis Seroja pada Minggu (4/4) dini hari.

Korban meninggal kebanyakan warga Desa Nelelalamadike, Kecamatan Ileboleng, Desa Waiwerang dan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, serta Desa Oyangbaran, Kecamatan Wotanulumado.

Diperkirakan, puluhan korban lainnya belum ditemukan, sedangkan proses pencarian korban terkendala keberadaan alat berat.

"Tapi kami sedang upayakan untuk datangkan dari kabupaten tetangga, Maumere," katanya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan, posisi siklon Tropis Seroja pada 6 April pukul 11.00 WIT, Senin malam berada di Samudera Hindia sebelah barat daya Pulau Timor, NTT.

Siklon Seroja berada pada 11.3 Lintang Selatan dan 120 Bujur Timur (sekitar 180 km sebelah barat daya Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi El Tari, Agung Sudiono Abadi di Kupang, Selasa, terkait perkembangan pergerakan siklon tropis Seroja.

Menurut dia, arah gerak siklon Barat Barat Daya dengan kecepatan 9 knots (17 km/jam, bergerak menuju wilayah Indonesia.

Berdasarkan prediksi dalam 24 jam ke depan atau pada Rabu, 7 April pukul 01.00 WIB, posisi siklon berada di Samudera Hindia, sebelah barat daya Pulau Rote, NTT pada 12.8 Lintang Selatan dan 117 Bujur Timur, sekitar 525 km sebelah barat daya Sabu Raijua.

"Siklon bergerak menjauhi wilayah Indonesia dengan kekuatan 60 knots (110 km/jam dengan tekanan 976 hPh," katanya.

"Berdasarkan hasil pemantauan, diprediksi intensitas siklon tropis Seroja menguat dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah barat daya," ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat tetap waspada untuk menghindari jatuhnya korban.(ant/red)