Merauke, fajarpapua.com – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Merauke menyelenggarakan Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) di bulan suci Ramadhan 1442 H selama sehari, Selasa (13/4). PTQ ini diikuti oleh 7 peserta, terdiri dari 2 laki-laki (Qori) dan 5 perempuan (Qori’ah).
Dalam PTQ ini, Ahmad Akbar dan Sanisha Audri Chandra berhasil keluar sebagai Qori dan Qori’ah terbaik pada seleksi PTQ Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi yang diselenggarakan LPP RRI Merauke.
Ahmad Akbar hanya menempati Qori terbaik kedua karena jumlah nilainya tidak mencukupi untuk terbaik satu yakni hanya 78,5, sehingga Qori terbaik satu tidak ada. Selanjutnya disusul Rahmat sebagai Qori terbaik ketiga dengan jumlah nilai 72.
Sementara untuk Qori’ah terbaik satu diraih Sanisha Audri Chandra dengan jumlah nilai 93, terbaik kedua Siti Nur Adzani dengan jumlah nilai 91,5, terbaik ketiga Imelda Saputri Pilang dengan jumlah nilai 87, harapan satu Amaliyah Ramadhan dengan jumlah nilai 84 dan harapan dua diraih Rizta Nuraeni dengan jumlah nilai 72.
Penilaian Qori dan Qori’ah terbaik dilakukan oleh empat (4) dewan juri berdasarkan tiga (3) kriteria, yakni bidang tajwid, fashoha, lagu dan suara. Qori dan Qori’ah terbaik akan dikirim untuk berlaga di PTQ tingkat nasional di Palembang tanggal 1-6 Mei 2021 mendatang.
Kepala LPP RRI Merauke, Muhammad Bugi Hidayat dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Paulus Bunu mengatakan, Pekan Tilawatil Qur’an merupakan agenda tetap tahunan yang dilaksanakan pada seluruh stasiun RRI se Indonesia dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan penghayatan isi kandungan Al-Quran serta pembinaan mental kerohanian umat Muslim dalam kehidupan beragama.
“Seleksi PTQ tingkat daerah ini dalam rangka untuk mencari Qori dan Qori’ah terbaik di bidang Tilawah dan selanjutnya akan mengikuti PTQ tingkat nasional yang diselenggarakan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 1 hingga 6 Mei 2021. Kepada Qori dan Qori’ah terbaik perwakilan RRI Merauke diharapkan dapat mempersiapkan diri secara baik dengan giat berlatih, sehingga nantinya mampu meraih juara terbaik pada ajang PTQ tingkat nasional,” pesannya.
Radio Republik Indonesia, kata Paulus, terus berbenah diri dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat sekaligus menjawab tantangan di era digitalisasi dengan bertransformasi menjadi media digital multiplatform, mengembangkan RRI Net yang merupakan penggabungan siaran radio yang divisualkan.
“RRI sebagai salah satu media terpercaya tidak hanya berperan menyiarkan informasi berita, hiburan, pendidikan dan pelestarian budaya. Akan tetapi RRI juga berkontribusi dalam pembangunan spiritual dalam siaran-siaran keagamaan. Salah satunya dalam bentuk Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) yang kita laksanakan saat ini.
RRI sebagai rumah rakyat dalam menjalankan perannya, kini tidak semata-mata menjadikan masyarakat sebagai pendengar atau obyek, tetapi juga sebagai subyek sehingga saatnya kini pendengar berbicara dan melakukan bersama RRI,” pungkasnya. (hrs)

