Timika, fajarpapua.com - Dalam rangka memperingati hari lahir ke-61, Pengurus Cabang Persiapan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mimika mengadakan refleksi kepengurusan dan buka bersama di Jl. Hassanudin, gang Semangka, Senin (19/4).
Kegiatan itu dihadiri sejumlah santri Pondok Pesantren Hidayatus Sibyan dan sekertaris Mabincab PCP PMII Kabupaten Mimika.
Ketua PMII Mimika, Arifin, ketika dihubungi fajarpapua.com menyampaikan kegiatan ini
Selain untuk merayakan hari lahir PMII Ke-61, juga bertujuan memberikan edukasi terhadap santri dan santriwati, serta menyambung kembali tali silaturahmi antar sesama pengurus guna mengawal serta menjunjung tinggi nilai-nilai aswaja oleh seluruh warga pergerakan, baik lahir maupun batin.
Terbentuk pada 17 April 1960 di Surabaya, PMII terkenal dengan gerakannya yang memadukan keislaman dan kebangsaan. Organisasi ini juga mencetak tokoh-tokoh besar sejak dahulu hingga kini.
Tentunya, setiap organisasi memiliki pergerakan dan hal-hal uniknya sendiri dalam memajukan bangsa.
Berikut, 5 fakta menarik tentang PMII
- Biru dan Kuning
PMII identik dengan warna biru dan kuning. Biru diartikan sebagai kedalaman ilmu pengetahuan yang dimiliki. Kemudian biru muda bermakna ketinggian ilmu, budi pekerti dan takwa. Lalu kuning sebagai identitas kemahasiswaan yang menjadi sifat dasar pergerakan, lambang kebesaran dan semangat yang selalu menyala penuh harapan menyongsong masa depan.
- Bintang 9
Ada makna yang besar di balik 9 bintang pada lambang PMII. 5 bintang menunjukkan Rasulullah SAW dan empat sahabatnya atau Khulafaur Rasyidin, dan 4 bintang bermakna empat mazhab dalam Ahlusunnah wal Jama’ah.
- Ideologi Aswaja
PMII tegas berideologi Ahlusunnah wal Jamaah atau Aswaja. Ideologi ini menjadi metode berpikir atau manhaj al-fikr dan metode bergerak atau manhaj al-harakah. Selain itu, ideologi PMII menunjukkan sikap anti pada taqlid buta, jumud dan kaku dalam keislaman.
- Sahabat
Hal terunik dari PMII adalah, para kadernya saling memanggil dengan nama ‘sahabat’. Misal, Anda bernama Fadli, maka rekan-rekan sesama PMII akan memanggil Anda dengan sebutan ‘Sahabat Fadli’. Hal ini menjadi ciri khas PMII sejak lama.(jun)

