Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Viral !!!, Video Tindakan Oknum Wanita di Warung Makan Timika, Penyebabnya Bikin Greget

penganiayaan oleh seorang perempuan
penganiayaan oleh seorang perempuanFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Video penganiayaan seorang wanita bertempat di salah satu warung makan di Timika viral. Peristiwa diduga berawal saling sindir melalui WhatsApp story.

Video dengan durasi 20 detik tersebut menggambarkan seorang perempuan dianiaya di salah satu warung makan di Timika.
Video ini sudah beredar sejak Jumat tanggal 30 April 2021 setelah kasus penganiayaan tersebut.

Tampak dua pelaku memukuli korban bertubi-tubi di bagian kepala. Bahkan salah satunya menghajar kepala korban menggunakan helm. Seorang lagi berusaha melerai pertikaian tersebut.

Aksi penganiayaan tersebut berakhir setelah 3 pria berpakaian batik hijau yang merupakan karyawan di warung tersebut melerai.

https://www.youtube.com/watch?v=U-FkdUuNXIs
video penganiayaan wanita di Timika

Berdasarkan informasi yang di himpun fajarpapua.com, peristiwa bermula dari WhatsApp story korban yang memancing emosi pelaku, sehingga berujung penganiayaan.

"Perempuan yang baju merah itu perempuan gak tau diri!! Dia tuh mau berteman dengan kami kalau kami uang banyak dan bisa beli de barang-barang Maklumi saja ormis dong De dulu selalu sa kas senang makan dll semua dengan sa. Tapi sekarang de tra tau diri kacang lupa kulit pokoknya anjayyy banget buat kamu yang berteman deng de mending km jauh-jauh sudah Beb, Nanti kamu jadi korban Iagi," tulis korban dalam sindirannya di WhatsApp Story.

Pelaku mengaku sakit hati atas ucapan korban. Dia merasa dibuat seperti orang asing oleh korban, padahal mereka sudah lama bersahabat.

Dalam percakapan yang beredar, korban berharap agar video yang sudah beredar tersebut tidak disebarluaskan lagi dan berharap segera dihapus apabila ada yang menyimpan videonya.

"Permasalahan sudah selesai dan pelaku sudah diamankan. Semoga netizen dapat memahami dan mau menghapus video-video di akun masing-masing," harapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Mimika belum menjawab konfirmasi fajarpapua. (rul)