Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Beredar 3 Video, dari Hutan Papua KKB Tantang Pasukan TNI Polri, Ancam Tidak Bakal Selamat

Pasukan KKB tantang TNI-Polri
Pasukan KKB tantang TNI-PolriFoto / MIMIKA
fajar Papua2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Kehadiran Pasukan Setan TNI di Papua disambut kelompok kriminal bersenjata (KKB). Selain menantang, mereka juga mengancam pasukan tidak bakal selamat jika turun ke medan tempur.

Sebagaimana video yang diterima fajarpapua.com, Senin (3/5) malam, video berdurasi 1 menit dan 43 detik tersebut berisi tiga potongan pernyataan tempur KKB.

Rekaman itu menanggapi operasi penumpasan KKB sebagaimana diamanatkan Presiden RI Joko Widodo menyusul maraknya kasus pembunuhan warga sipil dan aparat di Kabupaten Puncak Papua.

Dalam potongan video pertama, seorang pria diapit dua pria bersenjata lengkap tampak menunjuk-nunjuk ke arah kamera.

"Kami tidak akan mundur satu langkah pun. Kau mau kirim berapa personel pun, kita tetap akan layani," kata pria tersebut.

Dia juga menantang pasukan TNI dan Polri masuk ke hutan Nduga. Bahkan, dia mengancam pasukan yang masuk tidak akan bisa keluar lagi dari wilayah itu.

"Anda sudah kirim berapa personel, itu tidak akan keluar. Dan ada hari ini dilepaskan dari Kabupaten Nduga dilepas TNI-Polri keluar area, tidak akan lolos," katanya.

Video berikut dalam rekaman di lokasi berbeda tampak seorang pria didampingi tiga pria bersenjata lengkap mengabarkan kondisi pasukan mereka. Sambil rekaman dibuat, terdengar suara tembakan.

"Pagi, masuk lagi, mulai serang lagi. Dan sudah mulai baku perang lagi, dan anggota kami lulus semua. Dan sebelah-sebelah kami sudah siap. Helikopter jam tiga tadi masuk dan menuju mau ambil mayat tidak bisa. Dan dari udara mereka siram tembakan, dan sampai kembali," tegasnya.

Pada video ketiga, tampak seorang pria diapit dua pria bersenjata lengkap.

"Selamat sore, kemarin kami dari pertahanan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat dari Makodam III. Kemarin itu Tentara Indonesia mereka dari Kabupaten Nduga ikut Jalan Trans Papua. Kami dari pertahanan kejar mereka sampai ketemu di Jalan Trans Papua," ungkapnya.

Rekaman suara diakhiri rentetan tembakan senjata di hutan Papua.(tim)