Merauke, fajarpapua.com - Tokoh Adat Kimaam, Mburawa sekaligus sebagai pemerhati pendidikan di Kabupaten Merauke, Denalus Pakuru menyatakan sikap untuk mendukung terselenggaranya PON XX Papua 2021 di Kabupaten Merauke.
Hal ini ditegaskannya karena melihat iven nasional ini sangat penting dan perlu dukungan dari semua pihak yang ada di Kabupaten Merauke.
Denalus belum melihat kesiapan dari Pemerintah Kabupaten Merauke. Mengingat. belum terlihat gema atau gaung bakal akan diadakan iven nasional ini di Kabupaten Merauke.
Dia meminta kepada penyelenggara untuk segera mensosialisasikan hajatan PON, sehingga semua masyarakat bisa melakukan persiapan-persiapan.
"Terkesan pemerintah kurang peduli atau perhatian dengan agenda nasional ini," ujarnya.
Selaku pemerhati pendidikan di Kabupaten Merauke, Denalus mengingatkan penyelenggara harus segera melakukan pelatihan-pelatihan atau pembinaan kepada komponen masyarakat yang terlibat. Mengingat, waktu tinggal 4 bulan lagi.
“Tidak ada istilah terlambat, yang penting kita serius bekerja menggunakan waktu yang singkat ini,” pesannya.
Pada dasarnya, kata Denalus, masyarakat sudah siap, tinggal dari penyelenggara saja yang harus proaktif. Pada agenda PON kali ini, kearifan lokal harus lebih ditonjolkan, dengan melibatkan anak-anak muda asli Papua maka akan PON ini akan menjadi milik masyarakat Papua.
“Saya akan melanjutkan pembacaan pernyataan sikap masyarakat adat Kimaam mendukung suksesnya PON XX 2021 di kabupaten Merauke sebagai berikut:
1. Masyarakat Adat Kimaam menyatakan sikap untuk mendukung terselenggaranya PON XX 2021 di Kabupaten Merauke.
2. Harapannya pelaksanaan PON XX 2021 di Kabupaten Merauke dapat berjalan dengan baik. Ini harus didukung dengan wawasan pendidikan baik secara internal maupun eksternal. Dilihat dari kondisi yang ada saat ini tidak ada masalah.
3. Mendukung kepala daerah selaku penanggung jawab terselenggaranya PON XX 2021 ini mampu memberikan dan menampilkan aroma PON yang nantinya menjadi baik.
4. Kabupaten Merauke dulu terkenal dengan istilah Mensana In Corpore Sano (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat). Hal ini perlu digaungkan kembali karena Kabupaten Merauke dulunya terkenal dengan sumber-sumber atlet.
5. Dengan adanya PON XX 2021 ini akan terjadi pertukaran budaya dan informasi, sehingga komponen yang terlibat perlu meningkatkan wawasan tentang budaya yang ada di Kabupaten Merauke. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan-pelatihan dan pembinaan khusus, terutama yang berkaitan dengan kearifan lokal.
6. Untuk mewujudkan semua ini, perlu adanya kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Merauke untuk memberikan pembinaan dan pelatihan yang berkaitan dengan budaya-budaya yang ada di Kabupaten Merauke.
7. Mari kita sukseskan event nasional ini dengan suka cita, gotong royong bekerja bersama guna mewujudkan Kabupaten Merauke yang siap menerima tamu dengan budaya kearifan lokalnya. Terima kasih* (hrs)

