Timika, fajarpapua.com - Sejak Awal Bulan Suci Ramadhan, Jalan Budi Utomo, tepatnya didepan bekas Toko Senyum 5000 dijadikan lokasi berjualan takjil oleh puluhan pedagang.
Tak ayal, setiap sore atau menjelang waktu berbuka puasa, lokasi itu didatangi oleh warga Kota Timika khususnya Kaum Muslimin untuk berburu menu makanan maupun minuman yang menjadi favorit mereka.
Akibatnya, sepanjang Jalan Budi Utomo dari depan Kantor Cabang Bank Niaga Timika hingga Perempatan Jalan Patimura atau sebaliknya terjadi kemacetan.
Hal ini timbul karena para pedagang menggelar lapak mereka persis dipinggir jalan dan relatif hanya menyisakan trotoar sebagai lokasi transaksi.
Kondisi itu diperparah dengan tindakan para pemburu makan takjil berbuka puasa yang memarkir kendaraan mereka baik roda dua maupun roda empat di kanan kiri jalan.
Akibatnya terjadi penyempitan badan jalan di area tersebut yang membuat para pengendara melaju pelan sehingga timbul kemacetan.
Meski kondisi ini berlangsung sejak awal Ramadhan, namun tidak ada tindakan apapun dari aparat termasuk Satpol PP Kabupaten Mimika untuk menertibkan.
Namun pada Senin (10/5) sore atau setelah berlangsung 28 hari atau H-2 menjelang Hari Raya Idul Fitri, secara tiba-tiba puluhan petugas Satpol PP Kabupaten Mimika menertibkan lokasi tersebut.
Tak ayal kebijakan ini bukannya mendapat acungan jempol malah mendapat cibiran dari warganet Timika yang menilai tindakan itu sebagai Tingkah Lucu Satpol PP.
Salahsatunya dari warganet yang memiliki akun Facebook, Saldi yang menilai penertiban tersebut adalah hal yang lucu.
"Penertiban yang menurut saya sangat lucu… H-2 boy, kenapa tidak dari awal??? tulis akun itu dengan tanda tanya
"Mang dari tgl 13 April ngapain aja, nggak liat atau? lanjutnya.
Unggahan ini mendapat komentar dengan nada satire dari akun FnfiberglassTimika Papua yang memibta penertiban dilakukan di hari Rabu atau H-1 Idul Fitri. "Sekalian Rabu ….hadehhhh….," komentarnya.
Warganet lainnya RHanny CHaesar juga mengaku bingung dengan penertiban oleh Satpol PP yang baru dilakukan jelang lebaran.
"Sa juga tadi ada bicara sendiri pas lihat kenapa di mau lebaran baru heboh penertiban kenapa TDK dari awal saja…Hanya Tuhan dan mereka yang tau," tulisnya dengan emoji tertawa.
Sementara akun Sudirman Dirman menulis petugas melakukan penertiban karena THR segera cair. "THR sdh mo cair jadi dia lincah di lapangan," tulisnya.
Sedangkan akun Olik Puna merasa kasihan kepada para penjual takjil yang sudah terlanjur berjualan sore itu. "Kasian penjual, coba selepas lebaran sj kaaa," komentarnya.
Demikian juga akun Fanda Silimang yang diketahui milik mantan Anggota DPRD Mimika, Fandanita Silimang yang merasa kasihan dengan pedagang.
"Ia Kasihan," tulisnya singkat saat menanggapi unggahan akun milik Saldi. (mas)

