Timika, fajarpapua.com - Memasuki pertengahan tahun 2021 kasus stunting (anak kerdil) yang sudah setahun ini ditangani petugas belum juga turun. Terkait hal itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika masih fokus penanganan pada dua distrik.
Sekretaris Dinas Kesehatan, Marselino Mameyau kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (10/5) menuturkan dua distrik itu yakni Distrik Mimika Timur Jauh dan Distrik Wania.
Untuk Distrik Mimika Timur Jauh di kampung Fanamo dan Omawita sedangkan Distrik Wania di Kampung Nawaripi dan Mawokau Jaya.
"Anak terpapar stunting saat ini sedang dalam menanganan petugas Puskesmas Wania dan Puskesmas Mimika Timur Jauh. Sampai saat ini belum ada laporan menonjol dari puskesemas yang bersangkutan," kata Marselino.
Menurut dia, sejauh ini belum ada laporan kasus baru soal stunting dari puskesmas yang ada di pantai, pegunungan, dan pedalaman.
Namun pihaknya selalu waspada dan mengingatkan petugas puskesmas harus tetap waspada, tanggap dengan kejadian dan laporan dari masyarakat.
"Petugas puskesmas diharapkan rutin turun ke kampung-kampung untuk melakukan pelayanan pengobatan sekaligus mencaritahu jangan-jangan ada kasus baru yang ada di masyarakat. Untuk wilayah pesisir misalnya bisa saja ada stunting, malaria, TB, kusta dan kaki gajah. Pegunungan misalnya ada ISPA dan TB serta jenis penyakit lain," katanya.
Dijelaskan kebutuhan obat di instalasi farmasi Mimika mencukupi pada tiap- tiap puskesmas yang ada di Mimika.(mar)

