Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Beri Contoh ke Masyarakat, Bupati Merauke Rapid Test Antigen, Setiba dari Jayapura

Rapid Test Antigen di VIP Room Bandara Mopah
Rapid Test Antigen di VIP Room Bandara MopahFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Merauke, fajarpapua.com – Selaku pemimpin daerah,  Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT memberikan teladan kepada masyarakat untuk mencegah dan memerangi penularan Covid-19 maupun Varian Baru Corona B.1117 serta virus sejenisnya menyebar ke kabupaten tercinta ini.

Bupati Mbaraka langsung melakukan Rapid Test Antigen di VIP Room Bandara Mopah, setelah turun dari Pesawat Lion Air usai perjalanan dari Jayapura, Minggu (23/5).

Tak hanya Bupati Merauke, sekretaris pribadi, Corneles Upessy dan ajudannya, Guntur Difinubun pun melakukan tes serupa, untuk mencegah masuknya virus corona dari luar daerah.

Kepada awak media, Bupati Mbaraka menyampaikan, upaya yang dilakukan bersama kedua stafnya ini menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Kota Merauke yang hendak berangkat maupun pulang dari luar kota.

“Memang saya mengeluarkan keputusan bagi semua penumpang yang turun di Bandara Mopah-Merauke setelah perjalanan dari luar, wajib melakukan rapid antigen di Bandara Mopah sebelum pulang ke rumah,” ucap Bupati Mbaraka.

Menurutnya, jika ada penumpang  yang baru sekali melakukan Rapid Antigen dapat dimaklumi. Namun jika sudah lebih dari satu hari, wajib dilakukan Rapid Antigen di bandara.

“Kita semua harus bebas dari covid-19. Dari laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita, pasien kita yang terkonfirmasi hanya tersisa 10 orang. Ada yang menjalani karantina mandiri maupun perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke,” ujarnya.

Disebutkan, Pemkab Merauke bersama Forkopimda langsung menindaklanjuti arahan dari Presiden RI, Jokowi untuk pencegahan Varian Baru Corona beberapa waktu lalu. Khusus petugas pelabuhan dan bandar udara (bandara), pihaknya bekerja sama untuk pengendalian covid-19.

 “Arahan Pak Presiden RI bahwa  varian baru covid-19 sudah masuk di Indonesia, sehingga harus diantisipasi dari sekarang agar tak masuk di Merauke,” tegasnya.
Bupati Mbaraka mengapresiasi masyarakat Merauke yang telah mendengarkan imbauan/anjuran pemerintah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Dimana menurut pantauannya, selama momen ibadah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, masyarakat Merauke khususnya umat Muslim tetap mematuhi protokol kesehatan Covif-19 dengan menerapkan ‘3M’ (mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak). Hingga saat ini belum ada kasus baru penularan Covid-19 atau varian lainnya. (hrs).