Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Pesan Penting dari Seorang Klemen Tinal untuk Para Pejabat, Jadi Pemimpin Harus Jadi Berkat

Peti jenazah alm Klemen Tinal dimasukkan ke liang lahat
Peti jenazah alm Klemen Tinal dimasukkan ke liang lahatFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Jenazah Wakil Gubernur (Wagub) Papua (alm) Klemen Tinal akhirnya dimakamkan secara militer di pemakaman keluarga besar Tinal depan Kantor Distrik Kuala Kencana SP 3, Senin (24/5) siang.

Suasana upacara pemakaman diwarnai isak tangis keluarga saat peti jenazah almarhum dimasukkan ke liang lahat.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat memimpin upacara pemakaman berharap sikap almarhum Klemen Tinal menjadi suri tauladan bagi masyarakat Kabupaten Mimika.

"Semoga arwahnya mendapat tempat yang layak dalam kerajaan surga," kata Eltinus Omaleng.

Sedangkan Asisten 1 Provinsi Papua Doren Wakerwa dalam sambutannya mengaku pernah dinasehati almarhum Wagub Klemen Tinal apabila menjadi pemimpin harus menjadi berkat bagi masyarakat.

"Saya bilang terimakasih pak Klemen, kami tidak terpikirkan Pak Klemel dipanggil Tuhan, kami berpikir beliau masih hidup dan masih bimbing kita dari tahun ke tahun," kata Doren.

Ia melanjutkan Pemerintah Provinsi Papua dan seluruh masyarakat Papua telah kehilangan sosok figur penting

"Beliau banyak ajari kita sebagai asisten 1, asisten 2, asisten 3 dan seluruh pimpinan daerah Papua, sejarah dan kenangan yang luar biasa beliau tinggalkan. Kami berharap kebaikan yang beliau lakukan ini bermanfaat bagi kita," ucap Doren.

Seperti yang disaksikan fajarpapua.com, penyerahan jenazah Wagub Klemen Tinal kepada keluarga dilakukan di Rumah Pendopo sekitar pukul 10.30 WIT, kemudian jenazah diarak menuju Gereja GKII Kuala Kencana untuk dilakukannya prosesi ibadah.

Selanjutnya, jenazah diiring ke Pemakaman Keluarga Besar Tinal SP 3 untuk dilakukan prosesi pemakaman. Jenazah Wagub Papua dimasukkan ke liang lahat sekitar pukul 12.10 WIT diwarnai ratusan karangan bunga ucapan duka untuk almarhum.

Prosesi penyerahan dan pemakaman berlangsung dengan penjagaan yang sangat ketat.

Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata saat dikonfirmasi wartawan fajarpapua.com mengatakan sebanyak 1.000 personil gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP melakukan pengamanan di setiap sudut dari depan lorong perumahan Pondok Amor hingga lokasi pemakaman. (rul)