Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Warga Tolak Pasar SP 1 Beroperasi, Alasannya Dekat Sekolah, Puskesmas dan Gereja, Kini Nyaris Rubuh

Kadistrik Wania Richard Wakum SE (atas) dan kondisi bangunan Pasar SP 1 yang mubazir (bawah)
Kadistrik Wania Richard Wakum SE (atas) dan kondisi bangunan Pasar SP 1 yang mubazir (bawah)Foto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Dua bangunan yang direncanakan akan digunakan sebagai bangunan pasar di Kelurahan Kamoro Jaya (SP 1) dan bangunan pasar di Kelurahan Wonosari Jaya (SP 4) hingga kini mubazir. Bahkan jika tidak direhab, bangunan pasar di SP 1 akan rubuh.

Kepala Distrik Wania, Richard Wakum SE ketika dikonfirmasi fajarpapua.com di ruang kerjanya, Kamis (3/6) membenarkan dua bangunan tersebut belum digunakan.

"Sebenarnya dulu gedung yang dibangun di SP 1 sebelah jembatan sebelum Puskesmas dan di SP 4 dekat jalan utama digunakan sebagai pasar, tapi sekarang tidak mungkin lagi karena ada pertimbangan yang memang tidak mungkin dihindari," ujar Richard.

Dikemukakan, untuk Pasar SP 1 tidak ada persoalan dengan kepemilikan lahan. Namun, bangunan tersebut tidak mungkin digunakan sebagai pasar sebab dekat dengan Puskesmas, gereja dan sekolah.

"Warga di sana tolak, masyarakat bilang terlalu dekat dengan gereja, puskesmas dan sekolah. Kalau beroperasi pasti umat yang beribadah, anak yang lagi sekolah dan pasien yang sedang berobat ikut terganggu," ungkapnya.

Sementara terkait Pasar SP 4, menurut Richard sudah tidak mungkin digunakan sebab terlalu sempit dan dekat dengan jalan raya.

Selain itu, klaim kepemilikan lahan bangunan tersebut juga belum tuntas.

"Dalam waktu dekat kami akan surati Polsek Miru, Pertanahan, dan Disperindag. Ada indikasi salah bayar. Ditengah bangunan pasar itu ada dua pemilik. Kita perjelas dulu soal status tanah, setelah itu baru bicarakan bangunan itu dipakai untuk apa, karena sempit dan terkendala dekat jalan raya. Saya juga bingung perencanaan waktu itu. Bayangkan tolilet letaknya dipinggir jalan raya," bebernya.

Dia berharap, lokasi Pasar SP 4 sebaiknya dipindahkan ke tempat lain yang lebih representatif.(boy)