Timika, fajarpapua.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Timika melakukan aksi demonstrasi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, Senin (7/6). Para aksi itu, mereka mendesak DPRD menolak proyek gedung baru Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.
Menggunakan satu kendaraan pickup dan beberapa kendaraan roda dua mahasiswa memasuki kantor DPRD sekitar pukul 10.25 WIT.
Dalam aksinya, mahasiswa menuntut agar DPRD Mimika membatalkan proyek siluman gedung baru Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika yang nominalnya dinilai sangat tidak masuk akal yaitu mencapai sekitar Rp 8,9 milliar.
Ali Topan dalam orasi di sela-sela demo dengan pengeras suara mengatakan daripada menghabiskan dana untuk pembangunan gedung lebih baik mengutamakan perhatian pada anak-anak bangsa khususnya Mimika.

"Seharusnya DPRD lebih memperhatikan anak-anak Timika yang sangat membutuhkan pendidikan daripada pejabat yang memuaskan kedudukannya," katanya.
Menurut dia, sangat disayangkan banyak anak asli Papua khususnya Timika yang membutuhkan pendidikan tepatnya di pegunungan dan pedalaman.
Aksi mahasiswa disambut Wakil Ketua I Aleks Tsenawatme dan Wakil Ketua II Yohanes Feliks Helyanan DPRD Mimika.
Aleks Tsenawatme kepada para pendemo mengatakan pembangunan gedung Dinas Pendidikan yang bernilai Rp 8,9 Milliar dianggap masih simpang siur.
"Masalah pembangunan ini simpang siur, gedung ini saja kami tidak tahu," ucap Aleks.
Ketua Cabang GMNI Arden Tomarubun membacakan 4 poin tuntutan.
- Mendesak Kepada DPRD Kabupaten Mimika Untuk mengidentifikasi siapakah yang meloloskan proyek siluman lembangunan gedung baru Dinas Pendidikan.
- Mendesak Kepada DPRD Kabupaten Mimika untuk membatalkan proyek siluman pembangunan gedung baru Dinas Pendidikan yang terkesan pemborosan anggaran APBD Mimika di masa pandemi Covid 19.
- Mendesak Kepada DPRD kabupaten Mimika untuk memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Jenni O Usmany) agar dapat mempertangungjawabkan pencairan anggaran tahap pertama proyek siluman pembangunan gedung baru dinas Pendidikan.
- Meminta kepada DPRD Kabupaten Mimika untuk mendesak Bupati dan Wakil Bupati mencopot dan melengserkan Jenni O Usmani dari jabatan kepala Dinas Pendidikan.
Tuntutan tersebut langsung diserahkan kepada Wakil Ketua I Aleks Tsenawatme kemudian dilanjutkan ke pihak terkait.
Aksi tersebut berlangsung tertib dan aman hingga berakhir. (rul)

