Timika, fajarpapua.com - Untuk mempersiapkan RSUD Mimika sebagai rumah sakit rujukan pada perhelatan PON XX Papua 2021 ternyata dibutuhkan dana yang tidak sedikit.
Pemda Mimika sebagai salah satu tuan rumah pada perhelatan olahraga nasional itu, sedikitnya telah menggelontorkan dana kurang lebih Rp 120 miliar untuk melengkapi fasilitas dan mempersiapkan tenaga kesehatan RSUD Mimika.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi C DPRD Mimika, Leonardus Kocu kepada fajarpapua.com, Senin (7/6) pagi.
Dikatakan kesiapan RSUD Mimika sebagai rumah sakit rujukan untuk PON XX Papua 2021 sudah mencapai 80 persen.
"Anggaran RSUD Mimika dalam menyiapkan fasilitas, sarana dan prasarana untuk PON XX Papua hampir berjumlah 120 miliar rupiah. Ini cukup besar," ucap Leonardus.
Ditegaskan pengalokasian anggaran yang besar tersebut karena dewan menilai Dinas Kesehatan termasuk didalamnya RSUD Mimika adalah tim inti untuk kesiapan PON XX Papua.
Sementara terkait persiapan RSUD Mimika sebagai rumah sakit rujukan untuk PON XX Papua, Leonardus menyatakan dari paparan sudah mencapai 80 persen.
"Kesiapan RSUD Mimika sudah mencapai 80 persen. Kita sangat mengapresiasi dalam arti sudah ada kemajuan, ini informasi yang sementara kita dengar," katanya.
Hanya saja, menurut dia, kesiapan tersebut belum diketahui secara langsung fisiknya karena belum dibuktikan melalui presentasi ataupun pertemuan koordinasi dari pihak RSUD Mimika.
"Perlu ada kunjungan bersama melihat kepastian benar apakah semua disiapkan, karena ini baru informasi yang saya dengar. Sehingga perlu ada presentasi ataupun pertemuan koordinasi mengenai fisik yang sebenarnya," jelasnya.
Untuk itu dalam waktu yang dekat Anggota Komisi C DPRD Mimika akan berkunjung ke RSUD Mimika untuk melihat fisik dan presentasi kesiapan rumah sakit itu.
Direktur RSUD Mimika, dr Anton Pasullu mengatakan pihaknya telah siap dijadikan rumah sakit rujukan untuk PON XX Papua.
โKita sudah siap dari tahun 2020, dan sekarang kita cuma tinggal melengkapi saja," ujarnya.
Menurutnya kesiapan administrasi, Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur sementara secara umum telah hampir mencapai 100 persen.
"Saat ini RSUD tinggal mempersiapkan Standar Operasional Prosedur Pelayanan. Tinggal menunggu pelatihan - pelatihan tambahan yang akan kita koordinasikan dengan Sub PB PON Mimika,โ ujarnya. (rul)

