Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Kasus Malaria di Mimika Timur Masih Tinggi, Petugas Temukan Tiga Penderita Kusta Baru

Kepala Puskesmas Mapurujaya, Ona Bunga
Kepala Puskesmas Mapurujaya, Ona BungaFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Kasus malaria di wilayah Distrik Mimika Timur kabupaten Mimika dinilai masih tinggi. Dilihat dari temuan kasus, setiap bulan sekitar 200 penderita, demikian catatan kunjungan pasien ke Puskesmas Mapurujaya.

Kepala Puskesmas Mapurujaya, Ona Bunga kepada wartawan di ruang Multipurpose Grand Tembaga Hotel, Selasa ( 15/5) mengatakan saat ini Pokja Malaria sudah bergerak ke setiap kampung untuk mencari kasus baru.

Jika ditemukan, pasien langsung diantar ke puskesmas untuk dilakukan pengobatan. "Setelah kedapatan kasus pasien diminta minum obat sebelum kembali ke rumah," ujarnya.

Dikatakan, meskipun sudah pulang rumah, pasien tetap dikontrol oleh RT tenaga Pokja maupun kader pada setiap kampung.

"Pojok Malaria juga melakukan penyuluhan kepada warga agar memperhatikan hidup sehat, menjaga lingkungan agar terbebas dari genangan air dan terbebas dari tumpukan sampah. Pojok malaria juga mengedukasi masyarakat agar patuh dan taat minum obat," bebernya.

Kesempatan itu ia mengatakan, selama menjabat sebagai Kapus, pihaknya sudah menemukan 3 kasus kusta di wilayah Mimika Timur.

"Jujur sebetulnya banyak. Dan saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa. Kemarin-kemarin petugas turun dan temukan tiga kasus ini. Setelah itu tim turun lagi bersama dokter untuk melakukan tracing dan pengobatan," kata Ona Bunga.

Dikemukakan persediaan obat kusta di puskesmas mencukupi. Beberapa minggu kedepan pihaknya akan merubah tim kerja.

"Tim yang bertugas turun lapangan untuk menggali dan menemukan kasus apa saja baik kusta, malaria, stunting dan beberapa penyakit lain," paparnya.

Puskesmas sebagai garda pelayanan terdepan, kata dia, akan melayani masyarakat secara paripurna. Artinya petugas akan bertemu langsung masyarakat.

"Salah satu contoh temuan kasus kusta karena petugas turun lapangan. Dalam pertemuan tadi Pak Kadis berpesan untuk tingkatkan kunjungan rumah. Dengan kunjungan rumah puskesmas akan tahu banyak soal penyakit yang selama ini dialami masyarakat. Kunjungan rumah juga dipakai untuk mengedukasi masyarakat mengenai hidup sehat. Salah satu contoh warga harus mandi atau minum air bersih setidaknya air dari sumber air bersih," paparnya.(mar)