Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

15 Sepeda Motor Pendukung Kesebelasan Peserta Piala Eropa 2021 Ditahan Polres Mimika saat Konvoi

Polres Mimika saat mengamankan konvoi sepeda motor
Polres Mimika saat mengamankan konvoi sepeda motorFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Ulah meresahkan para pendukung kesebelasan negara peserta Piala Eropa atau EURO 2021 saat konvoi keliling Kota Timiia direspon oleh jajaran Polres Mimika.

Seperti diketahui, para pendukung tersebut merayakan kemenangan kesebelasan yang didukungnya dengan cara melakukan konvoi sambil geber-geber knalpot.

Hingga saat ini, Polres Mimika setidaknya telah mengamankan 15 sepeda motor milik para penggemar sepakbola yang melakukan konvoi.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Roberth Hitipeuw kepada fajarpapua.com, Rabu (23/6) mengatakan, pihaknya menyesalkan para pendukung kesebelasan yang menjadi peserta EURO 2021 melakukan konvoi yang pada akhirnya merugikan pihak lain.

Dijelaskan, selama 3 hari yaitu sejak Minggu hingga Rabu (20-23/6) Polres Mimika telah melakukan pemantauan langsung di lapangan berhasil mengamankan sebanyak 15 motor.

"Sudah 15 motor kami amankan, sisanya saya himbau dan saya arahkan agar tidak mengulangi lagi konvoi," ujarnya.

Diakui Kabagops, dari pengamatan pihaknya peserta konvoi tidak memandang usia, dari anak bawah umur hingga orang tua turut merayakan.

"Konvoi yang mereka lakukan itu adalah cara yang salah, selain meresahkan warga serta pengguna jalan aksi konvoi itu juga dikhawatirkan menimbulkan terjadinya gesekan-gesekan antara kubu satu dengan yang lain," jelasnya.

Ditegaskan Kabagops, peserta konvoi sudah terbukti mengganggu aktivitas masyarakat di jalan raya dan bahkan pengendara yang mengikuti konvoi tidak mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku.

"Semua melanggar, sudah mengambil hak pengendara lain di jalan, knalpot racing, ugal-ugalan dan ada yang tidak pakai helm, ini sangat meresahkan," katanya.

Kabagops menegaskan, Polres Mimika tidak akan mentolerir kegiatan konvoi di jalanan yang dilakukan oleh penggemar Piala Eropa.

"Jika kedapatan melakukan konvoi, akan kami tindak. Silahkan merayakan itu di rumah masing-masing," tegas Roberth. (rul)