Timika, fajar papua.com - Pemerintahan Kampung Mandiri Jaya, Distrik Wania pada Rabu (14/7) menyalurkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 331 kepala keluarga.
Total dana BLT yang penyerahannya dilakukan secara simbolis di Balai Kampung Mandiri Jaya dan disaksikan Kadistrik Wania, Richard Wakum, SE.MSi, pendamping profesional kabupaten Aris Mendila dan pendamping profesional Distrik, Siti kurang lebih mencapai Rp 466,5 juta.
Kepala Kampung Mandiri Jaya, Elias Mirip ,SE mengatakan untuk tahun ini sebanyak 311 KK berhak menerima BLT yang bersumber dari dana desa (DD).
Pencairan tahap pertama lanjutnya sebesar 40 persen atau setiap KK menerima Rp 1,5 juta sehingga total Dana BLT yang disalurkan sebesar Rp 466,5 juta.
"Dimana setiap bulan masing-masing KK menerima Rp 300 ribu untuk lima bulan. Hari ini penyerahan secara simbolis kepada RT disaksikan Kadistrik, pendamping kabupaten dan pendamping distrik. RT nanti bertugas menyerahkan ke warga yang ada di wilayahnya masing-masing," ujarnya.
Elias menegaskan, dirinya tidak mau mendengar ada keluhan dari masyarakat terkait penyaluran dana BLT tersebut.
"Kalau ada masyarakat mengeluh, jam itu juga saya akan copot RT dan ganti dengan orang yang mampu. Dana ini harus sampai ke tangan warga supaya mereka bisa pakai untuk kebutuhan mereka dan RT jangan ciba-coba kurangi hak warga," kata mantan anggota DPRD Mimika ini.
Elias juga mengungkapkan, tugas pemerintah kampung dan RT adalah sebagai pelayan maka ia meminta jajarsnnya melayani masyarakat dengan hati.
"Jangan ada warga yang mengeluh soal bantuan ini. Hari pembagian jangan ada warga yang keluar dari kampung kalau tidak dapat bagian kepala kampung akan bela RT karena yang lalai warga sendiri. Saya harap hari Kamis (15/7) masing-masing RT keliling bertemu warganya dan menyerahkan dana BLT ini. Warga yang tidak ada jangan salahkan RT dan warga harap di rumah masing-masing," terang dia.
Sementara Kadistrik Wania, Richard Wakum, SE MSi mengatakan dana BLT tahap pertama Tahun 2021 harap dibagi secara adil kepada warga di Kampung Mandiri Jaya.
"Dana ini hak warga dan harus diserahkan kepada warga dan RT jangan coba main-main dengan bantuan ini," tegasnya.
Pemerintah distrik kata Wakum selalu memantau pemerintah kampung dan kelurahan dalam menyalurkan dana BLT kepada warga.
"Dana ini bersumber dari DD dari kementrian desa yang langsung masuk ke rekening kampung dan kampung yang mengelolah. Pemerintah distrik hanya mendampingi dalam penyaluran saja," jelasnya.
Kepada warga penerima BLT, Kadistrik Wakum berpesan agar menggunakan bantuan tersebut secara bijaksana terutama untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
"Jangan untuk mabuk-mabukan. Kalau ada yang mabuk usir keluar kampung dan nanti sadar dia boleh masuk ke kampung," ujarnya. (mar)

