Komjen Paulus Waterpauw Tanggapi Kekerasan Remaja di Merauke, Ini Permintaannya Untuk Danlanud

by -
Komjen Pol Drs Paulus Waterpauw
Komjen Pol Drs Paulus Waterpauw. Foto: net

Timika, fajarpapua.com – Putra asli Papua yang kini menduduki jabatan Babin Intelkam Mabes Polri Komjen Pol Drs Paulus Waterpauw akhir menanggapi kasus tindakan kekerasan yang dialami remaja tuna wicara di Merauke, Papua.

Berikut pernyataan tertulis Komjen Paulus sebagaimana yang diterima redaksi fajarpapua.com, Selasa (27/7) malam.

Yth. Sdr/i terkasih, saya baru saja beberapa menit lalu berbicara dengan Danlanud Silas Papare pointnya segera menyampaikan pernyataan resmi selalu pimpinan dengan utamakan penjelasan fakta dan permohonan maaf serta menyampaikan atensi bapa Panglima TNI dan Kasau yang telah berikan perintah tindak tegas kepada kedua anggota ini…. saat ini mungkin sedang ada rilis resmi Danlanud.

Mohon bantuan sdr/i berikan dukungan dengan tidak viralkan video ini dan membantu berikan penjelasan yang sejuk (tidak membakar atas kejadian ini karena sangat berbahaya untuk kondusifitas dengan gorengan pihak-pihak yang tidak terima akan kejadian ini)… hormat saya kepada sdr/i semua, Komjen Paulus Waterpauw.

TNI AU Meminta Maaf

Menyikapi insiden salah paham antara oknum dua anggota Pomau Lanud J.A Dimara Merauke dan warga di sebuah warung makan, di Merauke, Senin (27/7), TNI AU menyatakan penyesalan dan permohonan maaf.

Insiden yang diawali oleh keributan seorang warga yang diduga mabuk dengan pemilik warung, dan melibatkan dua anggota Pomau yg bermaksud melerai, kini dalam penanganan petugas Lanud J.A Dimara Merauke.

Kedua oknum anggota Pomau Lanud Merauke, kini sudah ditahan dan dalam pengawasan Komandan Lanud J.A Dimara Merauke.

Proses penyidikan sedang dilakukan oleh Pomau Lanud Merauke. (Red)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.