Pohon Besar Melintang di Tengah Jalan, Akses Timika-Pomako Kembali Dipalang

by -
Satu batang pohon besar yang dipotong oleh warga untuk palang jalan, Senin (23/8) sekitar pukul 12.00 WIT.
Satu batang pohon besar yang dipotong oleh warga untuk palang jalan, Senin (23/8) sekitar pukul 12.00 WIT.

Timika, fajarpapua.com – Keluarga Simon Felix Kapirapu (18) yang ditemukan tewas mengambang di Kali Wania hingga Senin (23/8) masih melakukan pemalangan jalan.

Simon sendiri ditemukan tewas mengambang setelah sebelumnya terjun ke Kali Wania karena dikejar oleh pengemudi kendaraan yang marah akibat dirinya dan beberapa temannya melempari mobil yang lewat.

Akibat pemalangan itu akses jalan Timika ke Pomako di Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur yang sebelumnya sempat dibuka, saat ini kembali tidak dapat dilalui.

Berdasarkan data yang dihimpun fajarpapua.com, keluarga Simon dan warga Kampung Kaugapu masih berkumpul di rumah duka.

Tidak seperti hari sebelumnya warga hanya memblokade dengan barang seadanya, kali ini mereka memotong pohon besar yang kemudian dilintangkan di tengah jalan untuk menutup akses.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto saat ditemui fajarpapua.com mengatakan pengendara berinisial IM dan BY telah datang ke Kantor Polres Mimika Mile 32 untuk memberikan keterangan.

Dalam keterangannya, mereka mengaku yang mengejar Simon dan teman-temannya adalah BY yang merupakan keponakan IM.

“Namun saat dikejar, Simon masih jauh dari jangkauan mereka. Sopir dengan keponakannya itu turun untuk cari pelaku yang lempar tapi sempat ada masyarakat yang lihat dan menegur Simon dengan temannya,” ujarnya.

Baik IM maupun BY mengaku tidak mengetahui bahwa Simon pergi ke sungai saat dikejar, sehingga mereka meninggalkan lokasi.

“Sopir jalan ke tujuan awalnya, mau mancing. Jadi Simon ini kemungkinan jatuh ke sungai karena pengaruh minuman keras,” ujar Hermanto. (rul)

INFO IKLAN 0812-3406-8145
PESPARAWI XIII 2021 TANAH PAPUA | PAPUA BARAT JUGA IKUT SERTA DALAM PENYELENGGARAAN PESPARAWI XIII