Polisi Olah TKP Pelemparan Bom Molotov di Timika Indah, Bertu: Tidak Ada Hubungan Dengan Terorisme

by -
Polisi olah TKP di tempat pelemparan bom molotov.
Polisi olah TKP di tempat pelemparan bom molotov.

Timika, fajarpapua.com – Sat Reskrim Polres Mimika pada Kamis (25/11) telah melakukan olah TKP kasus pelemparan bom molotov di kediaman Joko Marianto di Jalan Malaria Control, Gang Anupeles, Kelurahan Timika Indah, Mimika.

Dalam olah TKP yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Harydika Eka Anwar, polisi tidak menemukan bukti kaitan peristiwa itu dengan tindak pidana terorisme.

Kepada fajarpapua.com, Iptu Bertu menegaskan aksi pelemparan bom molotov tersebut tidak berhubungan dengan terorisme maupun aksi teror.

banner 300250

Dijelaskan aksi teror tersebut diduga dipicu karena adanya dendam pribadi pelaku terhadap pemilik rumah.

“Kalau teroris ataupun aksi teror itu kelompok yang melakukan penyerangan ke kelompok lain, sedangkan aksi tadi malam ini pribadi ke pribadi,” katanya.

Ditegaskan juga, benda yang dilemparkan ke kediaman korban serta mengenai mobil belum bisa dipastikan sebagai bom molotov.

Hal ini karena dari hasil olah TKP, polisi juga menemukan batu dengan ukuran genggaman tangan dewasa di lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Begini Tanggapan DPRD Mimika Soal Bom Molotov yang Meledak di Timika Indah

“Apapun bisa jadi molotov, tidak harus cairan yang mudah terbakar, namun kita belum bisa pastikan itu bensin atau bahan lainnya karena hal itu bisa diketahui setelah pemeriksaan laboratorium,” tegasnya.

Selain batu lanjutnya, polisi juga menemukan bekas gelas kaca dan diduga kain masker yang sudah terbakar dan juga butiran-butiran beras.

“Jadi kita di TKP mengambil semua barang-barang yang ada yang diduga ada hubungannya dengan tindak pidana,” ujar Bertu.

Terkait jumlah pelaku Iptu Bertu menegaskan pihaknya belum dapat memastikan dan masih dalam proses penyelidikan.

“Pelaku belum bisa dipastikan berapa orang karena kita belum mendapatkan rekaman CCTV,” ungkap Bertu.

Diungkapkan pula, setelah adanya laporan dari korban, selanjutnya kepolisian akan melakukan pengembangan kasus dan pemeriksaan terhadap saksi .

“Mungkin satu dua hari kedepan kita akan menyampaikan perkembangan setelah memeriksa saksi. Saat ini belum ada saksi yang dimintai keterangan, LP belum masuk,” pungkasnya. (rul)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.