Tadi Malam, Bom Molotov Meledak di Timika Indah, Satu Unit Mobil Nyaris Terbakar, Diduga Aksi Teror

by -
Mobil milik Joko yang dilempari bom molotov
Mobil milik Joko yang dilempari bom molotov

Timika, fajarpapua.com – Seorang pria tak dikenal (OTK) melakukan pelemparan bom molotov terhadap mobil milik warga di Jalan Malaria Control (Malcon) Gang Anupeles, Kelurahan Timika Indah, lorong belakang Diana Shopping Center, Timika, Rabu (24/11) malam sekitar pukul 21.00 WIT.

Informasi yang dihimpun fajarpapua.com, pelaku dengan ciri-ciri badan gempal dan mengenakan jaket hitam secara tiba-tiba melemparkan bom molotov ke mobil Toyota Calya warna putih dengan plat nomor DD 1787 YU. Diketahui mobil tersebut milik salah satu warga, Joko Marianto.

banner 300250

“Pelaku sendirian pakai motor Vixion, orangnya sedikit gempal, dia pakai jaket hitam lengkap pakai helm dan masker,” jelas Joko.

Botol bom molotov yang dilempar pelaku mengenai kaca depan mobil. Beruntung botol itu terpental ke bawah lalu meledak sehingga api tidak menyebar ke mobil. Kendati demikian kaca depan mobil retak akibat lemparan itu.

Joko yang berada dalam rumah mendengar suara alarm mobil lalu keluar mengecek. Terlihat pelaku menumpangi motornya kemudian kabur. Melihat kobaran api didepan mobil, Joko sempat berteriak hendak mengejar pelaku, namun pelaku berhasil kabur.

“Sempat saya teriakin, saya turun dari rumah mau kejar tapi pelaku sudah kabur pakai motor. Di depan itu dia juga mau nabrak anak kecil yang lagi main di lorong,” katanya.

Joko dibantu istrinya segera memadamkan api menggunakan air. Diungkapkan, api cukup sulit dipadamkan bahkan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memadamkannya.

BACA JUGA:  Polisi Olah TKP Pelemparan Bom Molotov di Timika Indah, Bertu: Tidak Ada Hubungan Dengan Terorisme

Kejadian itu menarik perhatian warga. Tetangga berbondong-bondong keluar rumah membantu memadamkan api.

Usai api dipadamkan, Joko menelepon polisi. Selang beberapa menit kemudian satu unit patroli tiba di lokasi untuk memintai keterangan korban. Barang bukti yang diamankan berupa dua botol bom molotov yang sudah meledak.

Saat dimintai keterangan, Joko mengatakan tidak pernah memiliki permasalahan apapun. Bahkan mobil yang menjadi sasaran itu baru tiba dari luar kota sebulan lalu.

Istri Joko, Siti juga membenarkan mereka tidak pernah memiliki masalah sekecil apapun. Dirinya yang berprofesi sebagai guru itu juga dikenal baik oleh tetangga.

Belum diketahui pasti apa penyebab pelaku melakukan aksi pelemparan bom molotov ke mobil miliknya. Joko sempat menduga pelaku merupakan peneror pasalnya aksi pelemparan itu sudah direncanakan.

Ditegaskan, beberapa jam sebelum kejadian, tetangganya sempat menyaksikan langsung salah seorang dengan menggunakan motor matic mengambil gambar mobil miliknya menggunakan kamera handphone.

“Ini sudah direncanakan, ini bukan main-main, kalau cuma batu masih mending, ini molotov kalau sampai mobil terbakar pasti rumah-rumah kena juga,” pungkasnya.

Joko diarahkan membuat Laporan Polisi (LP) ke Polres Mimika pada hari Kamis (25/11). (rul)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.